Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Saat Puasa Tidur Kita Kurang, Tapi Badan Tetap Sehat. Ini Rahasianya

    Saat Puasa Tidur Kita Kurang, Tapi Badan Tetap Sehat. Ini Rahasianya

    PERTANYAAN ini mungkin mungkin pernah terpikirkan dalam benak kita. Saat puasa seseorang mengalami kurang tidur dan kurang makan. Aktivitas kita malah tak berkurang, bahkan mungkin makin sibuk. Pertanyaannya sederhana; kenapa badan kita tetap sehat?

     

    Sebagian menilai ini adalah keajaiban ibadah puasa. Keikhlasan kita dalam berpuasa menjadi kekuatan yang dahsyat bagi tubuh kita sehingga badan kita tetap bugar.

     

    Akan tetapi, dalam perspektif kesehatan ada yang berubah dalam tubuh kita. Sejumlah hal pasti mengalami perbedaan pola hidup saat berpuasa. Mulai dari perubahan pola makan, metabolisme, hingga perubahan jam tubuh yang terkait dengan waktu tidur. Sebagaimana diketahui, saat berpuasa harus bangun pada dini hari untuk menyantap makanan sahur.

     

    Hal tersebut tentu akan mengubah pola tidur yang selama ini sudah terbentuk. Perubahan ini bisa jadi adalah alasan mengapa saat berpuasa seseorang kerap merasa lebih mudah lelah, lemas, dan mengantuk.

     

    Saat ini lah tubuh perlu penyesuaian-penyesuaian dan membutuhkan waktu istirahat, agar tak mudah lemas dan mudah ngantuk. Untuk itu ini tips yang bisa dilakukan untuk menyiasati kekurangan jam istirahat saat berpuasa.

     

     Trik Mengatur Pola Tidur saat Bulan Puasa

    Ada beberapa trik yang bisa diterapkan untuk menyiasati tidur kita yang kurang. Hal ini setidaknya bisa membantu memenuhi kebutuhan tidur ideal orang dewasa yaitu sekitar 6-8 jam dalam satu hari. Bagaimana caranya?

     

    Agar tubuh tetap mendapat durasi tidur yang cukup, coba majukan waktunya. Jika biasanya kamu baru tidur pada pukul 11 malam atau 12 malam. Selama bulan puasa, cobalah untuk menyelesaikan semua aktivitas sebelum jam 10 malam.

     

    Manfaatkanlah waktu setelah berbuka puasa dan melaksanakan ibadah Tarawih untuk bersiap-siap sebelum tidur. Misalnya, mandi, mebersihkan kamar, dan lain sebagainya. Agar lebih mudah tidur, jauhkanlah semua perangkat elektronik dan hal-hal yang bisa membuat kamu terjaga. Tidur lebih awal dibutuhkan agar durasi tubuh istirahat tidak berkurang terlalu banyak.

     

    Tidur setelah sahur? Kenapa tidak

    Langsung tidur setelah kenyang makan sahur memang bisa memberi dampak yang negatif bagi tubuh. Namun bukan berarti tidak boleh sama sekali. Nyatanya rasa kantuk tidak akan semudah itu hilang. Untuk menyiasatinya, pastikan untuk selalu bangun sahur tepat waktu kemudian beri jeda untuk tubuh mencerna makanan sebelum kembali tidur. Setidaknya, kamu memiliki satu hingga dua jam yang bisa dimanfaatkan untuk tidur sebelum memulai aktivitas.

     

    Curi waktu untuk tidur siang

    Selama bulan puasa, waktu makan siang biasanya akan menjadi kosong. Nah, kamu bisa memanfaatkannya untuk tidur siang selama beberapa menit. Pada dasarnya, tidur siang selama 20-30 menit sudah cukup untuk memulihkan energi dan membuat kamu jadi lebih produktif.

     

    Tidur siang juga dapat membantu mengendalikan hormon stres yang sering muncul saat seseorang kurang tidur di malam hari. Mengambil waktu sejenak untuk tidur siang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan tidur yang tidak bisa didapatkan saat malam hari.

     

    Suasana yang nyaman

    Selain durasi yang cukup, kualitas tidur juga akan menjadi penentu kondisi tubuh selama menjalani puasa. Memiliki tidur yang berkualitas adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bugar meski tidak kemasukan makanan maupun minuman dalam waktu yang cukup lama.

    Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas meski waktu terbatas, pastikan untuk membangun suasana yang nyaman terutama pada kamar tidur. Jauhkan segala perangkat elektronik dan tidurlah dalam keadaan yang bersih, alias sudah mandi dan mengganti pakaian tidur yang pas. (ude D Gunadi, dari berbagai sumber/halodoc.com)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pertanyaan Menggelitik: Apakah Covid-19 Benar-benar Ada?
    Populasi Serangga Makin Turun. Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Entomologis LIPI
    Hebat, Selandia Baru Sudah Menyatakan Bebas dari Covid-19
    Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads