Belum ada Pengumuman Resmi dari Arab Saudi, Ribuan calhaj Indonesia Terancam Batal Naik Haji - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Belum ada Pengumuman Resmi dari Arab Saudi, Ribuan calhaj Indonesia Terancam Batal Naik Haji

    Belum ada Pengumuman Resmi dari Arab Saudi, Ribuan calhaj Indonesia Terancam Batal Naik Haji

    JuaraNews, Bandung- 231.000 calon Jamaah Haji Asal Indonesia terancam tidak berangkat beribadah ke tanah suci pada musim haji tahun 2020. Hal itu setelah Pemerintah Arab Saudi mengambil kebijakan untuk menutup semua pintu akses masuk kenegaranya, hal itu terkait dengan merebaknya virus Corona atau covid19.

     

    Meski begitu, Pemerintah Indonesia saat ini masih menunggu kebijakan secara resmi dari pemerintah Arab Saudi, terkait kapan ribuan calon jamaah haji bisa di berangkatkan.

     

    "Kita patokan pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi walaupun ada Stement dari dubes tapi kita tunggu stement resmi dari pemerintah Arab Saudi. Kalau tidak ada Stement resmi dari arab Saudi ya kita belum mengatakan," ujar Wakil Sekretaris DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) M.Farid Aljawi, Senin (06/04/2020).

     

    Sambil menunggu keputusan dari Arab Saudi, katanya, Pemerintah Indonesia saat ini tetap fokus kepada pelunasan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji baik haji plus maupun reguler.

     

    Seandainya nanti sudah pelunasan terus haji di batalkan oleh pemerintah Arab Saudi, lanjut Farid, nanti pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah kebijakan untuk bisa di teruskan kepada masyarakat.

     

    Namun, Ia berharap kepada calon jamaah haji tidak mengambil biaya perjalanan ibadah hajinya, ia lebih menyarankan di simpen kepada pemerintah saja.

     

    "Kalau boleh saran uang di pemerintah saja nanti di berangkatkan tahun depan.Kalau di kembalikan kepada masyarakat tahun depan belum tentu duitnya masih ada, kalau di pemerintahankan lebih aman," tutupnya. (*).

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    10 Provinsi tak Laporkan Adanya Penambahan Covid-19
    Pemerintah Ijinkan 102 Zona Hijau Kembali Produktif, Jawa Barat tak Termasuk
    Situasi Terkendali, RSHS Bandung Siap Buka Layanan Kesehatan Non-COVID-19
    8 Daerah tak Laporkan Penambahan Positif Covid-19
    712 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads