Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    147 Tambang Ilegal Ditemukan di Jabar Selama Tahun 2019
    Abdul Basir

    147 Tambang Ilegal Ditemukan di Jabar Selama Tahun 2019

    • Kamis, 6 Februari 2020 | 18:08:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Sebanyak 147 aktivitas penambangan Ilegal atau tanpa Izin ditemukan di Jawa Barat pada tahun 2019. Semuanya itu tersebar di seluruh kota/kabupaten.

     

    Demikian, Dikatakan Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Tubagus Nugraha saat acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/2/2020).

     

    Menurut Bagus, maraknya tambang ilegal di Jabar karena kemungkinan minimnya pengetahuan tentang pengurusan izin, dan peraturan bahwa secara luasan atau aktivitas yang tidak memenuhi skema aturan yang ada dengan luasan dibawah 5 hektar serta penambangan kegiatan di sungai.

     

    "Memang bandel. Dan itu yang memang harus ditindak," tegasnya.

     

    Dikatakannya, Tahun 2020 Dinas ESDM akan menindak penambang Ilegal tersebut, pihaknya berencana menggunakan dengan dua skema yakni pembinaan dan penindakan.

     

    "Memang untuk tahun 2020 kita akan memakai dua skema pembinaan dan skema penindakan dengan berkerja sama dengan aparat penegak hukum," katanya.

     

    Bagus menyebut, setidaknya ada beberapa dampak yang diakibatkan pertambangan ilegal. Pertama, Dinas ESDM tidak bisa memetigasi resiko terhadap kecelakaan tambang dan kerusakan lingkungan. Kedua, pencurian terhadap kekayaan negara dengan tidak membayar pajak. Ketiga, terjadi pelanggaran-pelanggaran hak-hak masyarakat lokal dan penyerobotan lahan.

     

    "Kita akan mengadvokasi kebijakannya pada pemerintah pusat agar mengatur terhadap pemberian izin luas wilayah pertambangan yang dibawah 5 hektar dan atau rasional kita menggabungkan berapa usaha penambangan masalah digabungkan menjadi satu baru diajukan kepada pemerintah," pungkasnya. (*).

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Awas! Kena Denda Rp150 Ribu bagi Warga Jabar tak Bermasker   
    Khawatir Tularkan Covid-19, Perhatikan Peredaran Udara di Ruang Ber-AC
    Dukung Pemerintah Lawan Covid-19, Bank bjb Serahkan Bantuan melalui Gugus Tugas Nasional
    Sanksi Pengguaan Masker Masih dalam Kajian, Dijadikan Pergub atau Perda
    Hasil Swab Test, 165 Siswa Secapa AD Negatif Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads