web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Titik Banjir Terbanyak Ada di Bekasi
    Ilustrasi

    Titik Banjir Terbanyak Ada di Bekasi

    JuaraNews, Bandung - Banjir awal tahun 2020 yang menggenangi Jabodetabek semakin luas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik banjir terbanyak di Kota Bekasi.

     

    "Pertanyaannya berapa titik genangan dan berapa tinggi air banjirnya," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/1/2019).

     


    Pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat ada 97, DKI Jakarta ada 63 dan Banten ada sembilan.

     

    Banjir di Provinsi Banten terjadi di sembilan lokasi dengan rincian Kota Tangerang ada tiga titik dan Tangerang Selatan ada enam titik. DKI Jakarta ada 63 titik banjir dengan rincian Jakarta Barat ada tujuh titik, Jakarta Pusat ada dua, Jakarta Selatan ada 39, Jakarta Timur ada 13, dan Jakarta Utara ada dua titik. Sedangkan di Jawa Barat terdapat 97 titik banjir dengan rincian Kabupaten Bekasi ada 32, Kota Bekasi ada 53, dan Kabupaten Bogor ada 12.

     

    Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi. Titik terparah berikutnya ada di Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta Timur. Kedalaman banjir tertinggi mencapai 2,5 meter terjadi di Perumahan Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Sedang genangan dengan kedalaman satu hingga dua meter terdapat 49 titik. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Terkait


    Berita Lainnya


    Soal Seminar Bela Negara, Sekda Jabar: Mahasiswa Harus Bisa Jadi Perekat NKRI
    Dinas Perhubungan: Jalur Kereta Cibatu-Garut dalam Tahap Uji Kelayakan
    Wagub Uu Ajak Mahasiswa Kembangkan Ekonomi Syariah Jabar
    Kunjungan ke Australia, Emil Tanda Tangani MoU dan Launching Jabarano Cafe
    Sekda Jabar Minta Bapenda Tingkatkan Integritas dan Inovasi

    Editorial