JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Komisi V Jawa Barat, A. Yamin, meminta pemerintah mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus keracunan yang menimpa puluhan siswa di Cirebon.
Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian utama agar program pemenuhan gizi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi siswa.
Baca Juga:Marak Keracunan MBG, Pemkab Bandung Barat Ajukan Klaim ke BGN
“Yang paling penting, jangan sampai program yang tujuannya membantu kebutuhan gizi anak justru menimbulkan masalah bagi penerima manfaat,” ujar A. Yamin.
Ia juga menilai perlu ada kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam pengawasan, penanganan pengaduan, serta tindak lanjut jika ditemukan masalah di lapangan.
Baca Juga:Komisi V DPRD Jabar Dalami Persoalan SPMB 2026, Siapkan Rekomendasi untuk Perbaikan Sistem
Selain itu, evaluasi perlu mencakup seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi kepada siswa.
A. Yamin berharap pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi serta memastikan setiap pihak menjalankan tanggung jawabnya.
Baca Juga:PJU Jadi Sasaran Pencurian, Pemkot Bandung Perketat Keamanan dan Perluas CCTV
“Dengan begitu, program MBG dapat berjalan aman dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak,” pungkasnya. (*)






