JuaraNews, Bandung – Keputusan pindahnya venue laga sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung ke Stadion Segiri, Samarinda memicu perhatian serius.
Ketua Umum Viking Persib Club (VPC) sekaligus Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Tobias Ginanjar mengimbau seluruh Bobotoh untuk menahan diri dan tidak nekat melakukan perjalanan ke Kalimantan.
Pernyataan ini disampaikan Tobias usai melakukan koordinasi di Mapolda Jawa Barat. Menurutnya, pemindahan laga dari Jakarta ke tempat netral di Samarinda menjadi atensi nasional demi menjaga kondusivitas keamanan.
“Pertandingan yang sebelumnya dijadwalkan di Jakarta tidak diizinkan dan akhirnya dipindah ke Samarinda. Tadi Pak Kapolda memastikan agar Bobotoh tidak ada yang berangkat,” ujar Tobias, saat ditemui di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: Persib Vs Persija, Wabug Imbau Pemda di 27 Kota/Kab di Jabar Gelar Nobar
Tiket Terbatas, Maksimalkan Titik Nobar
Tobias menegaskan bahwa memaksakan diri berangkat ke Samarinda hanya akan memicu risiko keamanan dan administratif. Pasalnya, sistem penjualan tiket untuk laga tersebut tidak dibuka secara umum.
“Himbauannya teman-teman untuk tidak memaksakan pergi. Informasi yang saya dapat, tiket tidak akan dijual bebas, hanya lewat undangan terbatas dari Panpel Persija. Jadi jangan memaksakan berangkat,” tegasnya.
Sebagai gantinya, Tobias mengajak Bobotoh untuk Nonton Bareng (Nobar) di titik-titik yang tersebar di seluruh pelosok Jawa Barat. Dukungan energi dari Bandung dan sekitarnya diharapkan tetap sampai ke telinga para pemain di lapangan.
Baca Juga: Pemkot Bandung Harus Bertindak Cepat Tangani Kisruh Pengelolaan Kebun Binatang
Optimisme Menuju Tangga Juara
Menyisakan tiga pertandingan krusial, Persib kini bersaing ketat dengan Borneo FC dalam perolehan poin di papan atas. Tobias mengaku optimistis Maung Bandung bisa mengakhiri puasa gelar, namun ia mengingatkan agar skuad asuhan Bojan Hodak tidak jumawa.
“Sebagai Bobotoh saya optimistis, tapi jangan jumawa. Kita harus fokus dari pertandingan ke pertandingan. Jangan sampai membuat kesalahan atau tergelincir di saat kritis,” ucap Tobias.
Menanggapi lini pertahanan yang sempat menjadi sorotan karena mudah kebobolan di laga sebelumnya, Tobias melihat ada grafik positif, terutama dari sisi mentalitas pemain.
Baca Juga: 1.300 Tenaga Kerja Jabar Magang ke Jepang, Sinergi Kuat Dorong SDM Unggul
“Itu memang PR, tapi saat lawan Bhayangkara kemarin, Coach Bojan punya cara dan mental pemain bisa bangkit hingga berbalik unggul. Tadi saat support latihan juga luar biasa. Saya yakin mental pemain sudah kembali. Kita doakan hari Minggu besok Persib bisa mencuri tiga poin di Samarinda agar Jawa Barat bisa berpesta (hajat) lagi,” pungkasnya. (dsp)







