banner 500x188

Komisi V DPRD Jabar Tekankan Sekolah Maung Harus Jadi Role Model Pendidikan Berkualitas

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) tidak boleh berhenti sebatas program unggulan semata.
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung.

JuaraNews, Majalengka – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) tidak boleh berhenti sebatas program unggulan semata, tetapi harus mampu menjadi role model pembenahan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung saat melakukan peninjauan kesiapan pelaksanaan Program Sekolah Maung di SMAN 1 Majalengka, Rabu (13/5/2026).

Menurut Yomanius, keberhasilan Program Sekolah Maung akan sangat ditentukan oleh kualitas sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah, mulai dari proses seleksi peserta didik, kualitas tenaga pengajar, hingga output lulusan yang dihasilkan.

Baca Juga: Kian Populer, Waterpark Navasari Ciater Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

Ia menilai, sekolah yang masuk dalam program tersebut harus mampu menghadirkan standar pendidikan yang lebih baik dan menjadi contoh bagi sekolah lain di Jawa Barat.

“Sekolah Maung ini jangan hanya menjadi simbol atau branding semata. Yang paling penting adalah bagaimana kualitas pembelajarannya benar-benar unggul dan bisa ditiru oleh sekolah lain,” ujarnya.

Yomanius menegaskan, Komisi V DPRD Jabar akan terus melakukan pengawasan agar implementasi program berjalan sesuai tujuan awal, yakni menciptakan pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh daerah.

Baca Juga: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat Investasi Masa Depan Bangsa

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan karena menyangkut masa depan generasi muda Jawa Barat di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.

“Kita ingin sekolah-sekolah di Jawa Barat mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya saing, dan kesiapan menghadapi tantangan global,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas proses pendidikan secara menyeluruh agar program tersebut benar-benar menghasilkan lulusan yang membanggakan.

Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Penyesuaian APBD 2026

Selain itu, Program Sekolah Maung disebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjalankan amanat pemerataan layanan pendidikan berkualitas sebagaimana diatur dalam regulasi daerah.

Yomanius berharap sekolah yang masuk dalam program tersebut nantinya dapat menjadi pusat pengembangan mutu pendidikan dan memicu peningkatan kompetensi sekolah lain di berbagai wilayah Jawa Barat.

“Kalau pilot project ini berhasil, maka dampaknya akan besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara keseluruhan,” pungkasnya. (dsp)