banner 500x188

Ketua Umum BOBOKO Ajak Bobotoh Jaga Kondusivitas Pasca Kemenangan Persib

Ketua Umum Bobotoh Kolot (BOBOKO) Persib Bandung, Kang Yukie, mengimbau seluruh anggota BOBOKO maupun Bobotoh Persib Bandung.
Ketua Umum Bobotoh Kolot (BOBOKO) Persib Bandung, Kang Yukie. (Foto: istimewa)

JuaraNews, Bandung – Ketua Umum Bobotoh Kolot (BOBOKO) Persib Bandung, Kang Yukie, mengimbau seluruh anggota BOBOKO maupun Bobotoh Persib Bandung di dalam dan luar negeri agar tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif pasca kemenangan Persib atas Persija Jakarta.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul sejumlah insiden yang terjadi, baik di dalam Stadion Segiri maupun di bandara yang melibatkan para pemain Persib.

Menurut Kang Yukie, seluruh persoalan tersebut sebaiknya diserahkan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk ditangani secara profesional.

Baca Juga: Pererat Silaturahmi Bobotoh Kolot, BOBOKO Distrik Bandung Raya Resmi Dideklarasikan

“Untuk kejadian di stadion, kami serahkan kepada panitia pelaksana pertandingan Persija dan pihak keamanan. Sementara yang terjadi di bandara, kami serahkan kepada pihak keamanan bandara serta pengurus The Jakmania,” ujar Kang Yukie dalam keterangan tertulisnya. Senin (11/5/2026).

Ia menegaskan bahwa rivalitas sepak bola seharusnya hanya berlangsung selama pertandingan di lapangan. Menurutnya, tindakan yang terjadi di luar lapangan hingga mengganggu ruang publik sudah melewati batas sportivitas.

“Rivalitas itu cukup 90 menit di lapangan. Jangan sampai terbawa ke luar stadion, apalagi sampai mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Baca Juga: Musisi Bandung Bersatu: Gelar Konser Amal untuk Kesembuhan Anton D’Express

Kang Yukie juga mengajak seluruh Bobotoh untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing oleh situasi yang berkembang. Ia berharap suporter Persib dapat menunjukkan sikap dewasa serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Tidak perlu ada tindakan anarkis maupun rasisme. Tunjukkan kepada dunia bahwa Bobotoh adalah suporter yang elegan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa euforia atas keberhasilan Persib merupakan hal wajar dan menjadi hak setiap individu. Namun, masyarakat juga diminta tetap bijak dan tidak melupakan aktivitas serta kehidupan sehari-hari setelah perayaan usai.

Baca Juga: Persib Bertekad Raih Kemenangan di Hadapan Bobotoh Lawan Selangor FC

“Euforia boleh, tapi kita juga harus ingat bahwa setelah itu kehidupan tetap berjalan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Kang Yukie berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa menjadi suporter tidak harus identik dengan kekerasan. Ia menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan mengambil sisi positif dari dunia sepak bola.

“Sepak bola seharusnya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan memecah belah,” pungkasnya. (dsp)