free hit counter code Puspel PP: Tekan Angka Pernikahan Diusia Dini - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Puspel PP: Tekan Angka Pernikahan Diusia Dini

Puspel PP: Tekan Angka Pernikahan Diusia Dini

JuaraNews Bandung - Dalam upaya melakukan pencegahan pernikahan usia dini, PUSPEL PP (Pusat Pelayanan dan Pemberdayaan Perempuan) dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pernikahan usia dini. 

 

Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam melibatkan generasi muda dalam upaya pencegahan pernikahan usia dini di masyarakat.

 

Keberadaan Puspel PP di Kelurahan Babakan Sari ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kota Bandung dalam menyelenggarakan program-program pembinaan bagi perempuan sehingga ketahanan keluarga dapat terwujud di tengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Babakan Sari.

 

Pada tanggal 6 April 2023, di RW 15 Kelurahan Babakan Sari, sosialisasi pernikahan usia dini sukses dilaksanakan. Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu majelis taklim At-Taubah, dan perwakilan Puspel PP Kelurahan Babakan Sari. Sosialisasi pernikahan usia dini ini penting untuk dilaksanakan karena pernikahan dini menjadi isu yang serius dan perlu ditangani secara komprehensif serta hak-hak perempuan dan anak harus diperjuangkan. 

 

Hal ini disebabkan karena perempuan memiliki resiko sangat tinggi yang ditimbulkan dari kasus seperti ini.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan aktif sebagai narasumber dan fasilitator. Mahasiswa menyampaikan materi edukatif mengenai pernikahan dini, termasuk dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap perempuan dan anak-anak. 

 

Mahasiswa juga melibatkan peserta dalam sesi diskusi dan interaktif untuk memperdalam pemahaman mengenai permasalahan ini. Kader Motekar Kota Bandung, Ibu Misiyah yang ikut menghadiri kegiatan mengatakan RW 15 merupakan salah satu wilayah yang tingkat pernikahan dini nya tinggi. 

 

Sebagai gambaran, terdapat kasus wanita hamil yang tidak terdata ketika pendataan elsimil (Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil). Ia sudah hamil 5 bulan sedangkan tinggal di daerah ini baru 4 bulan dan setelah melahirkan, anaknya meninggal. 

 

Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kesiapan akibat adanya kehamilan yang tidak direncanakan sebelum adanya ikatan pernikahan. Beliau mengatakan “Sebagai kader motekar kota bandung, saya melakukan upaya pencegahan pernikahan usia dini, minimal edukasi ke orang tua, anak-anak. Biasanya saya memberikan edukasi ke posyandu, majlis taklim, dan kepengurusan BKR.” 

 

Pencegahan sosialisasi pernikahan dini ini harus tetap dilakukan karena pencegahan pernikahan dini dapat membantu mengendalikan pertumbuhan penduduk, menjaga kesehatan reproduksi, serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga yang terencana.

 

Kolaborasi antara PUSPEL PP dan mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi permasalahan pernikahan usia dini dan dapat bermanfaat serta menjadi pengetahuan bagi Warga RW 15 dan masyarakat sekitar. Kerja sama antara PUSPEL PP dan mahasiswa ini pun menghasilkan produk-produk edukatif yang inovatif seperti materi pembelajaran dan leaflet materi. 

 

Di kesempatan yang akan datang mahasiswa akan berkolaborasi kembali untuk melakukan sosialisasi kepada remaja dengan membuat modul kreatif dan permainan yang menarik serta edukatif. (*)

bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


PDIP, Golkar & PKS Segera Bahas Calon Bupati
Kantongi 5 Calon Wakil RK, Emil-Ono Paling Tinggi
PGA Unpad Beri Kontribusi Dana Abadi Rp 167 Juta
Ingatkan ASN Jaga Netralisasi Jelang Pilkada 2024
8 Caleg Terpilih di Jabar Belum Laporan LHKPN

Editorial



    sponsored links