blog counter

Hot News


Opini


    Cuaca Dingin di Bandung Raya Akan Berlangsung Hingga Awal Januari 2023

    • Kamis, 29 Desember 2022 | 23:56:00 WIB
    • 0 Komentar


    Cuaca Dingin di Bandung Raya Akan Berlangsung Hingga Awal Januari 2023
    ilustrasi (jawa pos)

    JuaraNews, Bandung – Cuaca dingin yang terjadi di Bandung Raya diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun 2023. Dinginnya cuaca itu disebutkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Bandung merupakan faktor dari cuaca ekstrem yang terjadi pda akhir tahun 2022.

     

    "Sejak beberapa hari ini memang ada gangguan angin yang relatif kencang, di mana adanya gangguan berupa siklon tropis kemudian ada seruak dingin. Cuaca seperti ini masih akan terus terjadi diprakirakan sampai 2 Januari mendatang," ungkap Prakirawan Cuaca BMKG Bandung, Muhamad Iid Mujtahid di Kantor BMKG Kelas I Bandung pada Rabu (28/12/2022).

     

    Kondisi ini Iid mencontohkan seperti hari Selasa (27/12/2022), suhu maksimum yang tercatat sebesar 25,6 derajat celcius dengan suhu minimum pagi ini di angka 19,8 derajat celcius.

     

    Selain itu, dikatakan Iid, potensi hujan masih dapat terjadi dengan intensitas bervariasi mulai dari ringan hingga lebat. Hal ini dipengaruhi oleh faktor angin kencang yang membawa suhu dingin.

     

    "Kondisi angin kencang ini berdampak pada potensi hujan yang bervariasi. Bisa siang, sore, malam dan dini hari dengan intensitas hujan ringan hingga lebat," kata Iid.

     

    Berdasarkan laporan BMKG Bandung, wilayah Kota dan kabupaten Bandung serta Bandung juga Cimahi diprediksi akan diguyur hujan lebat hingga Sabtu (31/12/2022). Namun pada tanggal 1 hingga 2 Januari 2022, hanya Kabupaten Bandung Barat saja yang akan mengalami hujan lebat. Setelah itu hingga tanggal 4 Januari 2022, wilayah Bandung Raya diperkirakan akan mengalami hujan ringan.

     

    Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan potensi cuaca ekstrem akan terjadi beberapa hari ke depan. Cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan bencana. Oleh karena itu, BMKG telah menetapkan sebagian provinsi Banten, Jawa Barat, DKI, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT dengan status siaga.

     

    "Wilayah tersebut diprakirakan dapat mengalami hujan lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi," ujar Kepala BMKG Dwikorita sebagaimana dikutip dari keterangan resminya.

     

    Dampak yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem yaitu volume aliran sungai berpotensi meningkat drastis yang dapat mengakibatkan potensi banjir dan banjir bandang. Selain itu mengakibatkan potensi tanah longsor, guguran bebatuan, atau erosi tanah, terutama di daerah-daerah dataran tinggi dan lereng-lereng perbukitan dan gunung.

     

    "Mohon kepada masyarakat untuk berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah. Jika tidak ada keperluan mendesak, maka sebaiknya di rumah saja menunggu cuaca kembali normal," katanya.(*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Anggota DPRD Jabar Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Judi Online dan Togel
    Tinjau Komponen Biaya Haji, Rombongan Komisi VIII DPR Berangkat ke Arab Saudi
    Sebulan Terakhir, WHO Laporkan Kematian Akibat Covid Naik 20 Persen
    Status Darurat Kesehatan Belum Dicabut, WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman
    Megawati Usul Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Kita Proses
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads