blog counter

Hot News


Opini


    Selamatkan SMAN 24 Bandung dari Arogansi Oknum Komite

    • Jumat, 16 September 2022 | 10:53:00 WIB
    • 0 Komentar


    Selamatkan SMAN 24 Bandung dari Arogansi Oknum Komite

     

    JuaraNews, Bandung – Pengamat Kebijakan Publik FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Dr Wawan Gunawan menilai nama baik sekolah SMA Negeri 24 Bandung harus menjadi prioritas dan dijaga, menyusul munculnya polemik tentang Komite Sekolah yang tidak beretika dalam memungut dana sumbangan pendidikan.

     

    Beredar pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan Komite Sekolah SMA Negeri 24 meminta uang sumbangan dengan mempermalukan orang tua, bahkan dengan cara membentak.

     

    “Sekolah sebagai sebuah tempat belajar tidak pernah salah. Jadi Saya berkepentingan menyelamatkan nama sekolah.Kalau toh ada yang tidak beres atau ada yang salah, ya itu pasti oknum. Nah oknum itulah yang harus ditelisik,” kata Wawan Gunawan, saat dihubungi terkait munculnya polemik di SMA Negeri 24 Bandung ini.

     

    Menurut Wawan, orang tua yang merasa diperlakukan tidak semestinya oleh Komite Sekolah sebagaimana berita media, harus diminta keterangan oleh Dinas Pendidikan.

     

    “Terbuka saja, siapa oknum yang ada di komite tersebut. Jika tidak diungkap secara transparan maka kasian nama baik sekolah. Jangan gara-gara oknum lalu nama sekolah jadi rusak. Karena sekali lagi saya katakan, sekolah tidak mungkin melakukan kesalahan. Tapi manusialah yang membuat kebijakan yang bisa salah.

     

    Wawan mensinyalir memang ada arogansi oknum Komite saat saat rapat Komite Sekolah dengan orang tua siswa, sehingga muncul pemberitaan di media online.

     

    Oleh karena itu, katanya, ia menyarankan agar susunan pengurus Komite Sekolah SMA Negeri 24 ditata ulang.

     

    Wawan juga mengomentari di pemberitaan di media terkait bantahan Komite Sekolah yang mengatakan tak ada niat mempermalukan orang tua siswa. “Ya pasti tak ada niat, tapi pada praktek sesungguhnya harus ditanya ke orang tua siswanya. Niat saja baik saja tidak cukup. Kenyataanya orangtua siswa merasa dipermalukan,”kata Wawan Gunawan. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads