blog counter

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue

    • Minggu, 28 November 2021 | 21:17:00 WIB
    • 0 Komentar


    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    JQR saat menggelar latihan water rescue kepada relawan Rumah Yatim di Sungai Cimanuk, Kampung Patrol, Desa Dangdeur, Kabupaten Garut, selama 3 hari pada 25-27 November 2021. (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Garut – Pemprov Jabar melalui Jabar Quick Response (JQR) melatih sejumlah relawan untuk menunjang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

     

    Pelatihan dilakukan sesuai instruksi Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk memaksimalkan potensi relawan dalam penanganan bencana, baik yang bersifat mitigasi bencana maupun penanganan kebencanaan di 27 kabupaten/kota di Jabar.

     

    Teraktual, JQR menggelar latihan water rescue kepada relawan Rumah Yatim di Sungai Cimanuk, Kampung Patrol, Desa Dangdeur, Kabupaten Garut, selama tiga hari pada 25-27 November 2021. Selain water rescue, peserta juga diberikan pengetahuan soal self rescue deffensive dan offensive, serta membaca karakteristik sungai.

     

    Ketua Harian JQR Reggi Kayong Munggaran mengatakan, potensi relawan kebencanaan di Jabar sangat besar. Namun, banyak relawan kebencanaan yang tidak mendapat bekal berupa pengetahuan dan keahlian saat menangani bencana.

     

    "Bicara relawan bukan berarti kita menolong seadanya. Ini yang barangkali salah kaprah. Itikad baik sudah bagus, cuma kemudian harus dibekali oleh pengetahuan. Membentuk pengetahuan ini baru satu tahap. Yang kedua adalah membentuk sikapnya, sikap untuk selalu siaga," kata Reggi dalam Podcast Juara.

     

    "Harus ada ilmunya dulu. Oleh karena itu, kenapa kita melakukan pendekatan-pendekatan yang profesional. Penggunaan alat, instruktur dan kepelatihan, termasuk pengawasan-pengawasannya. Di JQR ini untuk water rescue sudah tersertifikasi semua anggotanya oleh Basarnas," imbuhnya.

     

    Reggi menuturkan, etos pertama dari rescue adalah mengamankan diri sendiri. Menurutnya, banyak relawan kebencanaan yang tidak memahami hal tersebut. Untuk menumbuhkan kesadaran itu, JQR pun rutin menggelar latihan-latihan mitigasi bencana dan penanganan bencana.

     

    "Kita juga membangun kolaborasi taktis dan strategis. Taktis dengan relawan-relawan di Jabar. Strategisnya, kami juga bertemu dengan BPBD, Basarnas, dan banyak stakeholder untuk sama-sama, ketika hal buruk terjadi, kita ini harus seirama," ucap Reggi.

     

    Selain pelatihan, JQR pun intens menyosialisasikan pengetahun berkaitan dengan mitigasi bencana dan penanganan bencana. Hal itu dilakukan karena Jabar merupakan daerah rawan bencana. Semua jenis kebencanaan, mulai dari gempa bumi, banjir, longsor, sampai tsunami, berpotensi terjadi.

     

    Menurut Reggi, selain melakukan sosialisasi secara langsung, JQR pun sedang menyusun Manual Book terkait kebencanaan. Manual book yang nantinya terdapat dalam aplikasi JQR diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat Jabar saat menghadapi bencana.

     

    "Jadi tidak semua bisa kami jangkau dengan bertemu langsung. Maka kami bikin manual book, ketika gempa terjadi, atau ketika Anda menemukan kecelakaan di lalu lintas, itu apa sih yang harus dilakukan. Kita dalam proses membikin aplikasi itu untuk menjadi petunjuk," ucapnya.

     

    "JQR bersama elemen lain turut mempersiapkan diri dengan melakukan langkah-langkah mitigasi bencana atau langkah-langkah pencegahan seperti misalkan menyosialisasikan, terus juga membantu masyarakat untuk memobilisasi apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi," imbuhnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    IKA Muda Unpad Dukung Ridwan Kamil Jabat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara
    Gubernur Ridwan Kamil Pertimbangkan Bangun Kampung Inggris di Jabar
    Kena Sanksi dari PDIP lalu Minta Maaf, Arteria Dahlan Dilaporkan ke Polisi
    Dorong Melek Digital, Atalia Minta Ibu-ibu Jangan Curahkan Kekesalan di Media Sosial
    Kesbangpol Jabar Fokus Cegah Penyebaran Paham NII di Garut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads