Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Aliansi Nano Jabar Kritik Pembangunan Monumen Perjuangan Covid-19

    • Kamis, 4 November 2021 | 08:32:00 WIB
    • 0 Komentar


    Aliansi Nano Jabar Kritik Pembangunan Monumen Perjuangan Covid-19
    Aliansi Nano Jabar melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Jabar bas

     

    JuaraNews, Bandung - Aliansi Nano Jabar melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Jabar terkait pembangunan monumen Pahlawan Covid-19 yang berada di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa di Jl. Surapati, Kota Bandung.


    Audiensi diterima Ketua Komisi IV DPRD, Jabar Tetep Abdulatip dan didampingi beberapa anggotanya. Aliansi Nano Jabar juga meminta Monumen yang hampir rampung dalam proses pembangunan itu tidak diresmikan presiden Joko Widodo pada 10 November mendatang.


    Ketua Presidium Aliansi Nano Jabar Herry Mos mengatakan monumen perjuangan pahlawan Covid-19 yang didedikasikan bagi tenaga kesehatan yang gugus selama pandemi Covid-19 itu tidak masuk dalam proses penganggaran di DPRD Jabar. Namun yang tercantum di dalam perubahan anggaran yaitu revitalisasi monumen perjuangan rakyat Jawa Barat.


    "Setelah tadi proses berdialog dengan Komisi IV DPRD Jabar kita semakin mengetahui bahwa proses pengangaran Pembangunan Monumen Perjuangan Covid-19 tidak ada dan ternyata dipaksakan," katanya, Rabu (4/11/2021).


    "Kasian presiden hadir pada peresmian monumen perjuangan pahlawan Covid-19 nanti dimana prosenya sendiri tidak benar," tandasnya.


    Selain itu, katanya, kondisi semakin di perparah bahwa anggota DPRD Jabar khususnya di Komisi IV tidak mengetahui adanya pembangunan monumen tersebut. Bahkan juga tidak mengetahui akan adanya peresmian di 10 November mendatang.


    "Ini semakin memperjelas bahwa Gubernur Ridwan Kamil bermain-main kayak anak kecil, bahwa seharunya sebuah program yang strategis harusnya dibahas dengan dewan, ini tidak ada," ucapnya.


    Maka dari itu, Herry meminta Ridwan Kamil lebih fokus mengatasi pandemi Covid-19 dengan langkah nyata guna mengantisipasi gelombang ketiga yang masih mengancam, daripada sibuk dengan monumen. "Lebih baik berikan insentif kepada nakes dan santunan kepada anak-anak yatim piatu akibat pandemi Covid-19," ucapnya.


    Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Zulkifli Caniago akan menindaklanjuti hasil audiensi dengan aliansi nano Jabar kepada pimpinan DPRD dalam waktu dekat ini.


    "Nanti kita akan melaporkan hasil ini kepada pimpinan untuk menyampaikan masalah ini kepada gubernur Ridwan Kamil bahwa kritik dari masyarakat terkait dengan akan di diresmikannya monumen perjuangan pahlawan Covid-19," kata Zulkifli. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tinjau Banjir Bandang di Garut, Wagub Jabar Janji Segera PerbaikI Jembatan yang Putus
    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    Pengurus AMSI Jabar Dilantik, Gelar Seminar Media Siber: Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya
    Pesan Ridwan Kamil untuk Pemuda menuju Indonesia Emas 2045
    Gubernur Ridwan Kamil Dorong Masjid Kembangkan Kencleng Digital
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads