Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Naik 27 Peringkat

    • Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:13:00 WIB
    • 0 Komentar


    Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Naik 27 Peringkat
    ilustrasi (net)

    JuaraNews, Bandung – Indeks Kebebasan Pers di Jabar melompat jauh atau naik 27 peringkat  dalam Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2021.


    Pada IKP 2021 Jabar menempati posisi kedua dari 34 provinsi yang disurvei. Sementara pada IKP 2020, Jabar hanya menempati peringkat 29. 


    Survei IKP dilakukan Sucofindo dan Dewan Pers. Pada IKP 2021, Jabar memperoleh nilai indeks 82,66.


    Ada 3 indeks penilaian lingkungan dalam survei IKP 2021 itu, yakni lingkungan politik, lingkungan ekonomi dan lingkungan hukum.


    Pada indeks lingkungan politik Jabar meraih poin 84,09, lingkungan ekonomi 80,89, dan lingkungan hukum pada nilai 81,38.


    "Alhamdulillah tahun ini, berkat kekompakan dan reformasi, Jawa Barat melompat dari sebelumnya ranking 29 menjadi ranking dua. Menjadi ranking dua ini suatu kebahagiaan. Hal yang kurang - kurang akan kami evaluasi, yang baik - baik akan terus di pertahankan," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Jumat (22/10/2021).


    Kang Emil menyebut demokrasi dalam kebebasan pers akan menjadi peradaban masa depan Indonesia. Ia pun menyebut teori pentaheliks yang diterapkan menjadi keberhasilan Jabar melompat begitu jauh dalam survei IKP 202.


    "Karena kami percaya demokrasi adalah pilar dari peradaban Indonesia di masa depan, kami percaya dalam demokrasi pemangku kepentingan yang nama teori pentaheliks ada academic, business, community, goverment, media menjadi pemegang peranan penting pada keberhasilan ini," papar Emil.


    Hal lain yang diupayakan, yakni berusaha memberi keberpihakan dan memberi rasa nyaman kepada insan pers, mengedukasi, serta membuka akses informasi kepada wartawan dan  masyarakat menjadi keberhasilan Jabar.


    "Memastikan kebebasan pers. Jadi pers merasa nyaman bersama kami di Jawa Barat sehingga masyarakat mendapatkan informasi seluas-luasnya tanpa ada halangan. Kami ingin melahirkan masyarakat yang madani," kata Emil.


    Ia berharap keberhasilan Jabar bisa menjadi percontohan sebagai daerah yang memberi kebebasan informasi yang bertanggung jawab.


    "Terima kasih untuk Dewan Pers, kami akan terus sempurnakan. Jawa Barat harus menjadi percontohan juara lahir batin di bidang kebebasan informasi yang bertanggung jawab," tutup Emil



    Sementara itu, anggota Dewan Pers Asep Setiawan mengapresiasi Jabar atas perbaikan yang sangat signifikan dalam hal kemerdekaan pers.


    "Dewan Pers mengapresiasi Provinsi Jawa Barat yang pada tahun ini indeks kemerdekaan persnya itu pada ranking kedua," kata Asep



    Asep berharap IKP membuat perkembangan kemerdekaan pers di Jabar dapat semakin meningkat

    "Dengan indeks ini diharapkan kemerdekaan pers di Jawa Barat ini semakin berkembang dan indeks sekarang ini angkanya termasuk kategori Cukup Bebas. Untuk meraih kategori Bebas yaitu skornya 90, diperlukan upaya bersama dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di Jawa Barat," ungkapnya. (*) 

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Monumen Pahlawan Covid-19 akan Diresmikan Wapres Maruf Amin
    Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 di DPR RI Tunggu Kesepakatan KPU dengan Pemerintah Pusat
    DOB Kabupaten Bogor Barat Masih Menunggu Hasil Dari Kemendagri
    Program Jabar Future Leader Scholarship Topang Indonesia jadi Negara Adidaya 2045
    Bakal Bangun Pesantren Lansia di Jabar, Ridwan Kamil Konsultasi ke Gus Miftah
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads