Kembangkan Potensi Wisata KEK Lido, Pemprov Jabar Bidik 500 Ribu Lapangan Kerja Baru

  • Senin, 22 Februari 2021 | 22:12:00 WIB
  • 0 Komentar


Kembangkan Potensi Wisata KEK Lido, Pemprov Jabar Bidik 500 Ribu Lapangan Kerja Baru
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menparkeraf Sandiaga Uno seusai membahas pengembangan pariwisata di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No 1, Kota Bandung, Senin (22/2/2021). (humas pemprov jabar)

JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkeraf) fokus mengembangkan berbagai potensi wisata dengan target 500 ribu lapangan pekerjaan baru.

 

Di depan mata pengembangan Lido di Kabupaten Bogor yang merupakan kawasan ekonomi kreatif (KEK) pariwisata pertama di Jabar.

 

Demikian terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan Menparkeraf Sandiaga Uno di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No 1, Kota Bandung, Senin (22/2/2021) sore.

 

Gubernur berharap Menparkeraf dapat mendukung pariwisata sebagai lokomotif ekonomi di era pandemi seperti yang saat ini dijalankan Jabar.

 

“Mudah-mudahan bisa didukung dari skala promosi desa sampai infrastruktur. Sampai hari ini berita terbaik datang dari KEK pertama pariwisata di Jabar adalah di Lido (Kab Bogor),” ujar Emil seusai pertemuan.

 

Desain KEK Pariwisata Lido yang akan dikembangkan seperti atraksi wisata themepark kelas dunia, kursus golf, retail, resor, hotel berbintang, transit oriented development (TOD), serta pengembangan pusat ekonomi kreatif seperti film dan seni pertunjukan.

 

“Mudah-mudahan ini (KEK Lido) bisa berhasil, dan Pak Menteri bisa menasionalkan gagasan kami. Kemudian setelah ini akan ada berbagai kolaborasi insyaallah bisa dilakukan,” harap Gubernur.

 

Menparkeraf Sandiaga Uno berencana meninjau KEK Lido Maret mendatang untuk memastikan bahwa progresnya. Menurut Sandi, pemerintah pusat dan daerah dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk pengembangan pariwisata dalam rangka menyerap banyak tenaga kerja. Lahan tersebut banyak dimiliki BUMN.

 

“Lahan-lahan yang ada di BUMN bisa dikelola untuk menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 500 ribu untuk anak-anak muda,” harapnya.

 

Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor saat ini masih berproses di mana Pemprov Jabar telah memenuhi 18 persyaratan ke pemerintah pusat sebagai sebuah KEK. Lido ditargetkan menyerap investasi Rp38 triliun dan hingga 2038 akan menyerap 25 ribu ternaga kerja.

 

KEK Pariwisata Lido tidak saja diharapkan menghidupkan ekonomi di sekitar Bogor Raya tapi juga sebagian Sukabumi. (*)

Oleh: JuaraNews / bar

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Gubernur Jabar Dorong BUMD Perkuat Kolaborasi
Komisi XI Usulkan Pabrik Rokok Besar Lirik Peluang Investasi di Industri HPTL
Awal Tahun Ini, Penerimaan Cukai Rokok Naik Tajam sampai 626 Persen
NTP Turun sejak Februari, Serikat Petani Desak Pemerintah Naikkan HPP Padi
2021, Sekolah.mu Siap Kawal Kesuksesan Program Kartu Prakerja
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan
    iklan qposaja

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads