PT POS

Hot News


Bank BJB kanan

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Match Fixing Pebulutangkis Indonesia Merupakan Kasus Lama

    • Minggu, 10 Januari 2021 | 14:16:00 WIB
    • 0 Komentar


    Match Fixing Pebulutangkis Indonesia Merupakan Kasus Lama

    JuaraNews - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyayangkan peristiwa delapan atlet badminton Indonesia yang terlibat dalam kasus match fixing dan perjudian di bulu tangkis.

    Dalam rilis resmi yang dikeluarkan BWF, disebutkan 8 pebulutangkis Indonesia dan satu atlet Malaysia yang dianggap memiliki perilaku korup.

    Wakil Sekjen PP PBSI, Edy Sukarno, Minggu (10/1/2021), mengatakan bahwa peristiwa yang melibatkan 8 pemain mendapat sanksi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) karena terlibat match fixing (pengaturan pertandingan) dalan even kejuaraan yang berlangsung di tahun 2015.

    "Anak itu sudah lama kejadiannya, baru di proses oleh BWF dan itu baru kemarin keputusannya keluar pada bulan Desember 2020. Kejadiannya mulai tahun 2015 yang sudah berlaku itu. Tentu anak anak yang ada di level bawah dan tentu kejuaraannya yang diikuti juga di level bawah," jelas Edy Sukarno.

    "Dan itu memang tidak terkoordinasi dengan PBSI. Mereka berangkat antar klub, maksudnya klubnya yang mengirim. Main di luar negeri, diatur biar ada yang mengalah. Mereka berangkat ijin PBSI," tambahnya.

    BWF menyatakan delapan pemain Indonesia yang saling mengenal, dan berkompetisi di kompetisi internasional level bawah sebagian besar di Asia hingga 2019, melanggar Peraturan Integritas BWF terkait pengaturan pertandingan, manipulasi pertandingan dan atau judi bulu tangkis.

    Daftar delapan nama atlet bulutangkis yang terlibat match fixing yakni Hendra Tandjaya (ganda putra, ganda campuran), Ivandi Danang (ganda putra, ganda campuran), Androw Yunanto (tunggal putra, ganda putra), Sekartaji Putri (tunggal putri, ganda campuran), Mia Mawarti (tunggal putri), Fadila Afni (tunggal putri, ganda putri), Aditiya Dwiantoro (ganda putra), dan Agripinna Prima Rahmanto Putra (tunggal putra, ganda putra, ganda campuran).

    Oleh: arfan sauki / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Quartararo Finis Terdepan di MotoGP Portugal 2021
    MotoGP Portugal 2021: Quartararo Pole Position, Marc Marquez Posisi 6
    Yamaha Kembali Berkuasa, Giliran Quartararo Naik Podium Utama
    Hamilton Finis Terdepan di Seri Pembuka Formula 1 2021
    Vinales Kuasai Seri Perdana MotoGP di Sirkuit Losail
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Tottenham Hotspur 11 24
      2. Liverpool 11 24
      3. Chelsea 11 22
      4. Leicester City 11 21
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 3 9
      2 Bali United 3 7
      3 PSIS Semarang 3 6