blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Dusun Bambu Kembali Dibuka dengan Terapan Protokol Kesehatan

    • Kamis, 17 Desember 2020 | 13:31:00 WIB
    • 0 Komentar


    Dusun Bambu Kembali Dibuka dengan Terapan Protokol Kesehatan
    Objek Wisata Dusun Bambu (Foto: JuaraNews/Alvian Hamzah

     

    JuaraNews, Bandung - Salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bandung Barat menyajikan tempat wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

     


    Tepatnya di Dusun Bambu yang berlokasi di Jl. Kolonel Masturi KM 11, Kecamatan Cisarua , Kabupaten Bandung Barat. Dusun Bambu kembali dibuka sejak Kamis 17 Desember 2020 dengan membawa konsep 'Kawasan Wisata Sehat'.

     


    Endy Tjahyadi selaku General Manager menuturkan bahwa Dusun Bambu kini hadir dengan berbagai fasilitas pendukung protokol kesehatan hal itu demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.

     


    "Kembali dibukanya dusun bambu tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang sudah tidak sabar untuk kembali berwisata. Hal ini terbukti dengan tingginya antusiasme mereka saat rencana re-opening ini diumumkan di instagram, " terang Endy dalam Acara Re-Opening Dusun Bambu. Kamis (17/12/2020).

     


    Acara Re-Opening itu turut dihadiri oleh, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat Sri Dustirawati, PTPN VIII Dian Hadiana serta dari Perum Perhutani, Komarudin.

     


    Endy melanjutkan berbagai protokol kesehatan tersebut diantara nya, pengecekan suhu setiap pengunjung, tersedia nya toilet dengan konsep touchless sehingga pengunjung tidak perlu menekan tombol atau menyentuh apapun serta untuk sementara waktu adanya pembatasan jumlah pengunjung.

     


    "Ada juga wahana hiburan baru yang kita sajikan yaitu Lembur Urang itu Replika Desa Sunda yang dirancang sebagai pusat kebudayaan Sunda, kemudian ada Nusantara Coffe jadi pengunjung dapat memetik dan belajar proses penyeduhan kopi. Walini By Me pengunjung menikmati teh yang berkualitas disajikan dengan pilihan tea premium seperti greentea chamomite dan earlygrey tea," jelasnya.

     


    Selain itu ada juga _Trek Sepeda_ dengan pemandangan yang asri dan _Museum Galeri Flora_ Indonesia yang dilengkapi berbagai tanaman antik dan langka.

     


    Untuk menikmati pengalaman berlibur yang menyeluruh tersebut, pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp.150.000. Pengunjung juga akan mendapatkan promo e-voucher sebesar Rp. 50.000.

     


    Disisi lain, Kepala Disparbud Kabupaten Bandung Barat Sri Dustirawati mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak Dusun Bambu.

     


    "Untuk saat ini selain mencari tempat untuk berwisata, wisatawan akan lebih memilih kawasan yang tertib melaksanakan protokol kesehatan, " kata Sri. (*)

    Oleh: alvian hamzah / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Peringati Hari Kemerdekaan ke-77, PT PIL Luncurkan Helm Retro Modern Bertemakan Dirgahayu RI
    SKYE Suite Sydney Raih Nominasi ‘Apartment/Suite Hotel of Year’
    PMK di Jabar Menurun, Vaksinasi dan Skrining Hewan Tetap Dilakukan
    Gelar Urban Fest di Bandung, Cara Daihatsu Sasar Konsumen Generasi Milenial
    Pemprov Jabar Terus Kuatkan dan Kembangkan Potensi Sport Tourism
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads