Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Masih Ada Warga yang Belum Ambil JPS Pemkot Bandung
    (indonesia.go.id) Ilustrasi

    Masih Ada Warga yang Belum Ambil JPS Pemkot Bandung

     

    JuaraNews, Bandung  - Kepala Bidang Pengendalian, Data dan Evaluasi Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Susatyo Triwilopo, menyebutkan, hingga saat ini masih ada  masyarakat  yang belum mengambil bantuan  uang tunai Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Baik melalui bank maupun Kantor Pos.

     

    Padahal, lanjut dia, dana untuk JPS Pemkot Bandung berupa bantuan sosial tunai atau top up tersebut sudah tersedia dan telah tersimpan di bank. Hanya masih ada masyarakat yang tak kunjung datang mengambilnya, baik bantuan tahap kesatu, kedua maupun tahap ketiga.

     

    "Kalau yang di Kota Bandung, kita sudah siapKan anggarannya. Tepi ada yang belum mengambilnya. Padahal sudah disiapkan dengan 7 bank (bjb) dan Pos," ucap Susatyo pada acara Bandung Menjawab yang diselenggarakan Bagian Humas Setda Kota Bandung di Balai Benih Ikan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (28 Juli 2020).

     

    jika sebelumnya ada yang memiliki kesalahan pendataan, Susatyo mengimbau untuk secepatnya mendatangi petugas kewilayahan. Setelah tuntas, bisa kembali datang untuk membawa bantuan yang kini sudah tersalurkan hingga tahap ketiga.

     

    Susatyo menuturkan, sebagian besar perbaikan data terjadi saat penyaluran tahap pertama. Selain kesalahan memasukan nama, kebanyakan data yang keliru juga dikarenakan salah Nomor Induk Kependudukan (NIK).

     

    "Dengan menunjukan KTP dan KK sudah bisa mengambilnya. Kalau ada yang masalah data dan perlu perbaikan kami permudah bisa diselesaikan di masing masing kelurahan. Itu bisa secara online jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Dinsosnangkis," ujarnya.

     

    Susatyo mengungkapkan, saat ini penyaluran bantuan top up telah mencapai 95 persen. Sementara untuk bantuan sosial tunai telah tersalurkan 80 persen.

     

    "Uang sudah siap di bank sudah stand by.Tapi masyarakat belum mengambil. Uangnya udah ada, kita sudah dorong. Bahkan kemarin bjb (Bank Jabar Banten) sempat memberikan apresiasi bagi yang berhasil lebih awal menyelesaikan. Seperti Kelurahan Cihapit dapat apresiasi sebuah motor," katanya.

     

    Ia meminta dukungan aparat kewilayahan erta perangkat RT dan RW  mendorong masyrakat yang sudah terdata sebagai penerima bantuan untuk segera mengambilnya.

     

    "Kami mohon bantuan RT dan RW mendorong masyarakat untuk datang ke tempat pelayanan baik BJB terdekat atau pun BJB Tamansari. Kami sampai meminta ke Bank bjb Tamansari dan cabang-cabangnya ada 7 bank untuk buka di akhir pekan," katanya.(*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Relaksasi Tempat Hiburan Tergantung Permohonan Pengusaha
    Tingkatkan Pelayanan Balai, DPRD Jabar berharap Pempov Tambah Anggaran Dinsos
    Begini Syarat Penerima Subsidi Prakerja dari Pemerintah
    Milenial RW 02 Ledeng Ubah Selokan Jadi Bersih dan Penuh Ikan
    Imbas Covid-19, Menaker: Ratusan Ribu Buruh di Jabar di PHK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads