Hot News


Inspirasi


    Rapid Tes Antigen Glowwhale, Metode Paling Efektif dan Akurat



    Rapid Tes Antigen Glowwhale, Metode Paling Efektif dan Akurat

    JuaraNews, Bandung – Berbagai tes dan teknologi yang ditawarkan untuk mengetahui infeksi Covid-19. Setelah rapid tes antibodi, PCR, kini muncul rapid tes antigen. Jenis tes terakhir dinilai memiliki efektivitas dan akurasi yang tepat mendekati PCR.

     

    Tes antigen Covid 19 adalah tes dengan menggunakan specimen swab orofaring atau swab nasofaring. Pemeriksaan ini dilakukan di fasilitas layanan kesehatan yang memiliki fasilitas biosafety cabinet. Rapid test antibodi atau rapid test antigen selama ini digunakan pada orang tanpa gejala (OTG) atau orang yang telah kontak dengan pasien konfirmasi Covid-19.

     

    Namun, rapid test antigen dapat juga digunakan untuk mendeteksi kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasa (PDP) pada wilayah yang tidak mempunyai fasilitas pemeriksaan Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau tidak mempunyai media pengambilan spesimen (Swab dan VTM).

     

    Untuk memenuhi kebutuhan tes antigen ini, perusahaan kesehatan Glowwhale siap menyediakan kebutuhan alat tes tersebut. Di Indonesia, PT Chalasa Gayatama menjadi representatif atau perwakilan utama.

     

    “Dan kita telah mendapat kepercayaan dari Departemen Kesehatan. Mudah-mudahan ini diikuti oleh daerah-daerah yang ada di Indonesia,” kata Mdm. Nenny Suwartiningsih di Bandung, Senin (17/7/2020).

     

    Untuk mengantisipasi rapid tes antigen ini, kata Nenny, pihaknya menyiapkan NowCheck Covid-19 Ag Test yang telah mendapatkan sertifikat dari Eropa Union dan sertifikat ISO dari Jerman, serta telah diujikan oleh Departemen Kesehatan. Juga tersedia Standard Q COVID-19 Ag Test yang memiliki sertifikat FDA (Food and Drugs Administration) Amerika Serikat, serta sudah mengantongi rekomendasi dari BNPB dan Kementrian Kesehatan. Alat tes ini diklaim merupakan salah satu rapid tes antigen dengan akurasi dan sensitivitas tertinggi, yaitu mencapai 80-90 persen.

     

    “Rapid tes antigen selain memiliki akurasi yang lebih baik, juga dinilai memiliki efektitas dan sensitivitas yang baik pula,” katanya.

     

    Hal ini sudah diakui oleh kalangan dokter. Perbedaan dengan Rapid tes antibodi, tes jenis ini dinilai kurang efektif digunakan untuk mendiagnosis Covid-19. Rapid tes antibodi lebih tepat digunakan untuk tujuan surveilans kesehatan masyarakat seperti melihat kekebalan pada suatu kelompok/komunitas.
    Sedangkan rapid test antigen lebih efektif dibandingkan dengan rapid test antibodi. Hal ini karena tes ini bisa mendeteksi antigen atau protein virusnya yang menjadi salah satu indikator terjadinya infeksi pada tahap awal.

     

    Nenny menambahkan, pihaknya memiliki persediaan alat tes antigen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tes di Indonesia. Ia telah berkerja sama dengan beberapa produk alat rapid tes antigen, seperti Bionote, Bioneer, Noble Bio, dan Genbody. Inc.

     

    “Kita ingin berpartisipasi bersama-sama dalam memerangi virus covid-19 ini,” kata Nenny. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pulihkan Turisme Jabar, Pemprov Tawarkan 76 Proyek Pariwisata di WJIS 2020
    Hingga November 2020, Investasi di Jabar Capai Rp380 Triliun
    Rebana Metropolitan Diproyeksikan Serap 4,3 Juta Tenaga Kerja
    BLK PMI dan APPMI Gelar Pelatihan Gula Semut & Dimsum
    WJIS 2020 Diluncurkan, Jabar Komitmen Tingkatkan Investasi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads