Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Gubernur Jabar Pantau AKB Resepsi Pernikahan di Hotel via Video Conference
    (istimewa/humas pemprov jabar) Ridwan Kamiln menyaksikan resepsi pernikahan

    Gubernur Jabar Pantau AKB Resepsi Pernikahan di Hotel via Video Conference

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta masyarakat yang akan menggelar resepsi pernikahan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) memenuhi persyaratan dan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19.

     

    Izin resepsi pernikahan dilonggarkan karena Provinsi Jabar tidak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) skala penuh maupun parsial, dan menggantinya dengan AKB, kecuali wilayah Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek).

     

    "Kita harus menyesuaikan diri dan memenuhi ketentuan resepsi pernikahan yang terselenggara saat pandemi Covid-19," kata Emil saat memantau resepsi pernikahan yang digelar di salah satu hotel di Kota Bandung secara daring (online) via video conference dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2020).

     

    Dalam resepsi pernikahan itu, undangan yang hadir dibatasi hanya 30 persen sesuai kebijakan Pemerintah Kota Bandung. Sementara undangan lainnya bisa menyaksikan secara virtual melalui aplikasi.

     

    Selain itu, anak-anak dan lansia dianjurkan tidak mengikuti resepsi pernikahan. Sementara protokol untuk makanan disajikan oleh penyelenggara ke meja undangan dan tidak boleh dalam konsep standing party.

     

    Emil mengapresiasi resepsi pernikahan Avisa Ayuningdias dan M Farhan ini karena mampu menyesuaikan kondisi pandemi saat ini dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

     

    Menurut dia, yang terpenting adalah substansi syariat dari pernikahan yaitu akad nikah. "Hal lain saya kira bisa disesuaikan," katanya.

     

    Terkait undangan yang dibatasi 30 persen, Emil menyebutkan, undangan yang menyaksikan resepsi lewat aplikasi bukan berarti mengurangi restu dan doa dalam merayakaan hari bahagia mempelai.

     

    "Inilah cara baru dalam masa pandemi ini dengan memanfaatkan teknologi, tidak mengurangi rasa restu kita," katanya.

     

    Selain meninjau, Gubernur turut memberikan tausiah pernikahan kepada Avisa Ayuningdias dan M Farhan. Sementara Wali Kota Bandung Oded M Danial, hadir menjadi saksi pernikahan.

     

    Lewat tausiahnya, Gubernur menjelaskan, dalam pandangan Islam pernikahan adalah perjanjian yang sangat agung dan istimewa di mata Allah SWT.

     

    "Ini menandakan bahwa pernikahan bukanlah perjanjian biasa, tidak boleh dipermainkan. Harus selalu diingat bahwa ini perjanjian yang Allah saksikan hingga nanti dalam perjalanan harus berjuang keras mempertahankannya," ujar dia. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru Covid-19
     Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus
    187 KK Tagih Rumah Deret
    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia
    Gagal di DPD RI Jabar, A Mulyana Coba Peruntungannya di Pilkada Kabupaten Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads