banner 500x188

DPRD Jabar Dorong Langkah Cepat Atasi Anjloknya Harga Telur dan Ayam

Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga telur ayam dan daging ayam broiler.
Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri. (Foto: Dokumen JuaraNews)

JuaraNews, Bandung – Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga telur ayam ras dan daging ayam broiler yang terus mengalami tekanan di tingkat peternak.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri, saat berada di Kabupaten Bandung, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat sebelum kondisi semakin memburuk dan menyebabkan kerugian yang lebih besar bagi para peternak.

Saeful mengungkapkan, harga jual telur maupun ayam broiler saat ini masih berada di bawah biaya produksi. Kondisi tersebut membuat peternak kesulitan menutup ongkos operasional yang terus meningkat.

Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan SDM Peternak Lewat Bimtek Pengembangan Domba

“Kalau melihat biaya produksi, tentu harga sekarang belum menutup ongkos yang harus dikeluarkan peternak. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah,” ujar Saeful.

Ia menjelaskan, tekanan terhadap harga dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya bertambahnya jumlah peternak, melemahnya daya beli masyarakat, serta masuknya pasokan telur dan ayam dari luar daerah.

Kombinasi faktor tersebut menyebabkan pasokan melimpah, sementara permintaan pasar belum mampu menyerap seluruh produksi.

Untuk itu, Komisi II DPRD Jabar meminta pemerintah segera memperkuat sistem distribusi dan pemasaran telur ayam ras maupun daging ayam broiler. Upaya tersebut dinilai penting agar kelebihan pasokan dapat terserap pasar dan harga kembali bergerak menuju tingkat yang wajar.

Baca Juga: 2.131 Dapur MBG Mulai Jalan, Pemprov Jabar Siaga Lonjakan Harga Telur dan Ayam

Menurut Saeful, langkah cepat dari pemerintah diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak sekaligus memastikan stabilitas pasokan pangan di Jawa Barat.

Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu melindungi peternak dari kerugian akibat anjloknya harga jual. (dsp)