banner 500x188

Satria Muda Pertamina Bandung Lepas Dua Pemain Asing 

Satria Muda Pertamina Bandung resmi mengumumkan berpisah dengan dua pemain asingnya, Chad Teron Brown dan Jordan Treyvon Ivy-Curry. (foto: satria muda)

JuaraNews, Bandung – Satria Muda Pertamina Bandung resmi mengumumkan berpisah dengan dua pemain asingnya, Chad Teron Brown dan Jordan Treyvon Ivy-Curry atau yang lebih akrab disapa Juice.

Keduanya tidak akan melanjutkan karier bersama Satria Muda Pertamina Bandung di pertengahan musim IBL 2026.

Pelatih Kepala Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, mengatakan tidak mudah mengambil keputusan melepas dua pemain tersebut.

“Keputusan melepas Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry diambil karena satu tujuan yang jelas, yaitu untuk memastikan Satria Muda memiliki peluang terbaik meraih gelar juara,” katanya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Konsep Baru IBL All Star 2026, Bandung Jadi Panggung Kolaborasi Besar

“Manajemen menilai komposisi tim, tuntutan playoff, serta kebutuhan mendesak saat ini, lalu memilih langkah yang diyakini memberi keunggulan kompetitif di fase akhir musim,” ucapnya.

Djordje Jovicic, menegaskan keputusan ini bukan tentang masa lalu, melainkan tentang kesempatan terbaik agar tim tampil maksimal di momen krusial, meski harus melalui keputusan sulit, tapi ini demi kepentingan tim.

“Setelah perubahan ini, fokus diarahkan pada percepatan integrasi pemain baru dan pembangunan chemistry secepat mungkin,” ujarnya.

“Setiap latihan dan permainan menjadi krusial untuk menyatukan ritme serta memperjelas peran masing-masing. Fondasi permainan tetap sama yaitu ketangguhan, disiplin, dan mentalitas tim dengan penyesuaian detail untuk memaksimalkan potensi yang ada,” tegasnya.

Baca Juga: Tinggalkan Satria Muda, Juan Laurent Cari Pengalaman Baru di RANS

Djordje Jovicic, menuturkan Satria Muda Pertamina berkomitmen penuh menghadapi tantangan ini dan siap berjuang hingga akhir demi klub, pendukung, dan tujuan bersama.

Senada dengan hal tersebut, Sport Director Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, menegaskan keputusan ini diambil untuk menjaga peluang juara.

“Sejak awal, Satria Muda Pertamina Bandung berkompetisi dengan target menjadi juara. Berdasarkan evaluasi performa dan kebutuhan permainan, kami melihat perlu adanya penyesuaian di posisi pemain asing agar bisa lebih kompetitif, terutama saat memasuki fase playoff,” katanya.

“Kami mengapresiasi kontribusi yang sudah diberikan, namun dengan peta persaingan yang semakin ketat dan tim-tim lain juga melakukan penyesuaian, kami perlu beradaptasi agar tetap berada di jalur menuju target utama,” jelasnya.