banner 500x188

Nahkodai Percasi Jabar, A. Mulyana Siapkan Beasiswa bagi Atlet Berprestasi

Musprovlub Percasi Jawa Barat 2026 menetapkan H. A. Mulyana sebagai Ketua Umum Percasi Jabar periode 2026–2030.
Pengurus dan peserta Musprovlub Percasi Jabar berfoto bersama setelah agenda pemilihan Ketua Umum Percasi Jabar periode 2026–2030, Minggu (21/6/2026). (juaranews/dasep rohimat)

JuaraNews, Bandung – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Barat Tahun 2026 menetapkan H. A. Mulyana, sebagai Ketua Umum Percasi Jawa Barat periode 2026-2030.

Penetapan A. Mulyana sebagai Ketua Umum Percasi Jawa Barat berlangsung secara aklamasi dalam Musprovlub 2026 yang diselenggarakan di Gedung Universitas Bhakti Kencana, Jalan Soekarno-Hatta No. 754, Kota Bandung, Minggu (21/6/2026).

A. Mulyana memperoleh dukungan mayoritas Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dari total 27 Pengcab, sebanyak 25 Pengcab aktif memberikan dukungan kepada dirinya.

Baca Juga: Dua Tahun Digembleng, Skuad Young Stars Siap “Curi Ilmu” dari Senior di PERCASI 2026

Dalam sambutannya, A. Mulyana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh Pengcab kepada dirinya untuk memimpin Percasi Jawa Barat.

“Terima kasih kepada seluruh Pengcab yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Amanah ini tentu tidak ringan, tetapi insyaallah dengan niat yang baik dan semata-mata karena Allah, saya siap menjalankan tugas ini,” ujar A. Mulyana.

Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara solid untuk meningkatkan prestasi catur Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Program Unggulan dan Beasiswa Atlet

Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia, Wujud Apresiasi Negara bagi Siswa Berprestasi

Menurutnya, salah satu fokus utama kepengurusan ke depan adalah memasyarakatkan olahraga catur sejak usia dini melalui sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

“Kami ingin catur semakin dekat dengan masyarakat. Ke depan akan lebih banyak turnamen yang diselenggarakan dan pembinaan atlet akan diperkuat dari tingkat sekolah,” katanya.

A. Mulyana juga menyiapkan sejumlah program terobosan, salah satunya pemberian beasiswa bagi atlet catur berprestasi. Atlet yang memiliki prestasi akan mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa pendidikan di lingkungan Yayasan Bakti Kencana. Untuk tingkat sekolah menengah, atlet berprestasi akan mendapatkan beasiswa masuk SMK Bakti Kencana.

Baca Juga: Pecatur Muda Bidik Rating dan Gelar di Turnamen Catur Internasional

Sementara untuk jenjang perguruan tinggi, tersedia beasiswa kuliah bagi atlet yang memenuhi kriteria prestasi. Selain itu, ia mendorong agar catur dapat menjadi muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan berpikir dan kecerdasan peserta didik.

“Melalui catur, kemampuan otak kiri dan otak kanan dapat berkembang secara seimbang. Ini penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, A. Mulyana juga menargetkan pembenahan tata kelola organisasi dan rehabilitasi sekretariat Percasi Jawa Barat agar organisasi memiliki sistem kerja yang lebih terarah dan profesional.

“Salah satu yang paling penting adalah memperbaiki tata kelola organisasi. Kita harus memiliki arah dan pedoman yang jelas dalam menjalankan program-program pembinaan,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Porprov 2026, KONI Kota Bandung Matangkan Persiapan Lewat Workshop Pelatihan

Hasil Penjaringan dan Dukungan Pengcab

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi Percasi Jawa Barat, Dicki Irvan, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai dengan AD/RT organisasi serta berkoordinasi dengan PB Percasi.

Menurut Dicky, proses penjaringan calon dilakukan pada 1–5 Juni 2026, dilanjutkan dengan pengambilan dan pengembalian formulir pada 7–9 Juni 2026.

“Dalam proses penjaringan, hanya satu orang yang mengambil dan mengembalikan formulir, yakni Pak Mulyana. Syarat minimal dukungan adalah sembilan Pengcab, sementara beliau mengembalikan formulir dengan dukungan 25 Pengcab aktif,” jelas Dicky.

Ia menambahkan, dukungan kuat dari Pengcab menunjukkan besarnya harapan terhadap kepemimpinan baru untuk memperluas pembinaan catur hingga ke daerah-daerah.

“Teman-teman Pengcab berharap ada pemerataan pembinaan, sosialisasi yang lebih luas, sekolah-sekolah catur di daerah, serta dukungan fasilitas dan beasiswa bagi atlet berprestasi. Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru untuk kemajuan catur Jawa Barat,” pungkasnya. (dsp)