JuaraNews, Bandung – Timnas Indonesia bakal melakoni laga kedua pada FIFA Matchday Juni 2026, menghadapi timnas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Selasa (9/6/2026) mulai pukul 20.00 WIB.
Tim Garuda memiliki modal berharga menghadapi timnas asal Afrika tersebut, setelah pada laga persahabatan bertajuk Garuda Championship Series tersebut, di laga pertama sukses membantai Oman 3-0. Hasil tersebut sangat mengejutkan karena tim asuhan Pelatih John Herdman saat ini berada di peringkat 122 FIFA, sementara Oman bertengger di posisi 79, atau berjarak 43 tingkat.
“Target kami adalah meraih kemenangan kedua secara beruntun dan melanjutkan momentum positif yang sedang dibangun,” ungkap Coach Herdman dalam sesi konferensi pers di SUGBK, Senin (8/6/2026)
Baca Juga: Bantai Oman 3-0, Bekal Positif Timnas Indonesia Meniti Jalan ke Piala Dunia 2030

Kendati sukses menekuk Oman, Coach Herdmann tak mau takabur bisa dengan muda mengalahkan Mozambik yang kini menempati peringkat 101 FIFA. Herdman menilai, Mozambik merupakan salah satu tim yang berkualitas dari Benua Hitam. Menurutnya, karakter bermain Mozambik pun berbeda dengan tim asal Timur Tengah, Oman. Mozambik pun merupakan tim tangguh yang berbeda karakter dengan tim-tim asal Asia.
“Mozambik adalah negara dari Afrika yang memiliki gaya bermain yang sangat khas: transisi cepat dan tempo tinggi,” ujar Herdman.
Herdman menegaskan, laga kontra Mozambik nanti akan menjadi ujian bagi tim Garuda dalam menyeimbangkan strategi menyerang dan bertahan. Saat menghadapi Oman, jelas Herdman, timnas Indonesia bermain sangat agresif dengan garis pertahanan yang sangat tinggi. Namun, strategi tersebut tampaknya tidak akan kembali digunakan saat menghadapi Mozambik yang mempunyai kecepatan dan postur tubuh yang baik.
“Kami selama ini bermain dengan garis pertahanan yang cukup tinggi dan banyak mengirim pemain ke depan. Jadi ini akan menjadi ujian yang baik untuk menemukan keseimbangan antara terus menyerang dan berusaha mencetak gol sambil tetap disiplin saat melakukan transisi bertahan. Kami harus memahami bahwa satu umpan ke belakang garis pertahanan saja bisa menjadi masalah karena kecepatan mereka,” papar Herdman.
Menurut Herdman, anak-anak asuhnya akan menghadapi lawan yang secara karakter jauh berbeda dengan lawan sebelumnya. “Saya pikir ini ujian yang bagus bagi kami karena saat melawan Oman kami sempat mengirim banyak pemain ke depan dan tetap menunjukkan disiplin. Namun kami harus mengulanginya lagi,” tegasnya.
Baca Juga: FIFA Women’s Matchday: Hadapi Kamboja, Timnas Putri Indonesia Siap Persembahkan Kemenangan
Namun, Herdman bertekad agar Timnas Indonesia bisa konsisten dalam menerapkan strategi menyerang sembari berupaya clean sheet. “Saya rasa kami akan lebih banyak menguasai bola dan memiliki banyak kesempatan menyerang. Jadi akan menarik untuk melihat apakah para pemain mampu tetap fokus dan kembali mencatatkan clean sheet,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.
Menghadapi tim dengan gaya bermain yang berbeda dengan Oman, Herdman meminta pasukannya bisa cepat dalam beradaptasi. “Mereka datang dengan gaya bermain yang berbeda. Mereka bahkan mengubah sistem permainan tiga kali saat melawan Oman. Jadi kami harus siap beradaptasi dengan itu. Kami sudah berlatih mengenai hal tersebut hari ini dan semoga bisa diterapkan dalam pertandingan,” tegas Herdman.
Saat menghadapi Mozambik, Herdman pun berharap fans Garuda kembali memadati SUGBK, seperti laga sebelumnya melawan Oman. “Semoga para suporter kembali hadir dan memberikan dukungan seperti pada pertandingan sebelumnya. Bahkan kami berharap jumlah penonton bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Baca Juga: FIFA Women’s Matchday: Senang Bertemu Lagi Indonesia, Timnas Putri Kamboja Ingin Menang

Jumpa Indonesia, Mozambik Ingin Tulis Cerita Baru
Dari kubu tim lawan, Pelatih Timnas Mozambik Chiquinho Conde bertekad membawa pasukannya meraih kemenangan, setelah pada laga pertama, menyerah 1-4 dari Oman. Menurutnya, kekalahan dari Oman dijadikan pelajaran berharga dan bahan evaluasi bagi timnya untuk menghadapi tuan rumah, Indonesia. Berkaca pada hasil kontra Oman, Coach Conde menilai, anak-anak asuh John Herdman merupakan tim yang tangguh.
“Jelas Indonesia adalah tim yang kuat karena mereka menang 3-0, sementara kami kalah 1-4 melawan Oman. Jadi, kami berharap besok akan menjadi pertandingan yang menantang,” kata Conde di sesi konferensi pers jelang laga.
Kendati timnya kalah oleh Oman, sebaliknya Indonesia menang, menurut Conde, setiap pertandingan selalu menyajikan atmosfer yang berbeda. Sehingga tidak bisa serta merta timnya bisa dengan mudah dikalahkan oleh Indonesia.
“Setiap pertandingan adalah pertandingan yang berbeda. Kami berharap para pemain bisa menebus kesalahan mereka dan mencoba mengubah skenario dari pertandingan kemarin. Seperti yang selalu dia katakan, kita tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, tapi kita selalu bisa menulis cerita yang baru,” pungkasnya.
Baca Juga: Takluk 0-2 oleh Singapura di Kandang, Pelatih Timnas Putri Indonesia Minta Maaf
Perkiraan Susunan Pemain
Indonesia (3-4-3)
12-Maarten Paes (PG). 20-Elkan Baggott, 5-Rizky Ridho, 2-Kevin Diks. 16-Dony Tri Pamungkas, 18-Ivar Jenner, 14-Joey Pelupessy, 17-Calvin Verdonk. 11-Ragnar Oratmangoen, 10-Ole Romeny, 7-Beckham Putra.
Cadangan: 1-Audero, 25-Nadeo Argawinata. 4-Mathew Baker, 6-Sandy Walsh, 19-Muhammad Ferarri, 23-Justin Hubner. 21-Rayhan Hannan, 22-Nathan Tjoe-A-On, 8-Yakob Sayuri, 13-Mauro Zijlstra, 15-Saddil Ramdani.
Pelatih: John Herdman
Mozambik (4-2-3-1)
12-Kimiss Zav. 2-Infren Mat, 14-Francisco ‘Chico’ Lopes, 8-Elmilson Dove, 18-Bheu Januário. 5-Feliciano Jone, 6-Manuel Kambala. 19-Neleo Matsinhe, 21-Chamito Loborino Alfandega, 10-Xamin Mailosse Chalinda. 17-Dayo António.
Cadangan: 1-Ernan Siluane, 22-Ivane Urrubal. 20-Celton Janito Jamisse, 16-Ezequiel Idalina, 23-Manuel Sérgio Cumbane ‘Guebuza’, 13-Valter Nhacussa, 3-Oscar Cherene. 15-Keyns Abdala, 4-Amadú Momade, 7-Dário Chongai Esteve Melo. 9-Alcídio Raice, 11-Ângelo Tomás Cantolo.
Pelatih: Chiquinho Conde. (den)







