JuaraNews, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melantik 153 Pejabat Administrator dan Pengawas serta 1 Pejabat Fungsional Pembina Industri di Balai Kota Bandung, Kamis (12/6/2026).
Dalam sambutannya, Farhan menyebut, pelantikan ini bukan sekadar promosi jabatan, melainkan amanah untuk menghadirkan keadilan sosial dan integritas di tengah tantangan kota.
Baca Juga:IAW Soroti Rangkap Jabatan Wamen sebagai Komisaris BUMN
Menurutnya, komitmen memajukan sektor perdagangan, industri, dan ekonomi tetap menjadi prioritas karena merupakan tulang punggung perekonomian Kota Bandung.
Ia memaparkan, sektor pariwisata pernah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp1,2 triliun. Saat ini, angka tersebut belum sepenuhnya pulih dan masih di bawah Rp1 triliun.
Namun dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat mencapai 5,85 persen, ia optimistis Bandung mampu tumbuh lebih cepat.
Meski demikian, Farhan mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan satu-satunya indikator keberhasilan. Ia menyoroti fenomena meningkatnya warga yang turun status desil kesejahteraannya dari desil 3 ke desil 2 dan 1. Hal ini, menurutnya, menunjukkan adanya kesenjangan sosial yang nyata.
Baca Juga:Pengamat Soroti Anggaran Rumah Tangga Dedi Mulyadi dan Wakilnya yang Capai Rp33 M
“Prinsip kita dalam SDGs adalah no one is left behind. Tidak boleh ada satu orang pun yang tertinggal,” ujarnya.
Sejak dilantik pada September lalu, Farhan mengaku telah mengunjungi lebih dari 80 kelurahan dan bertemu hampir seluruh ketua RW.
Dari kunjungan tersebut, ia menemukan fakta kemiskinan yang memprihatinkan, termasuk kasus seorang janda dengan dua anak di Kecamatan Cidadap yang tinggal di rumah hampir longsor.
Baca Juga:Farhan Tegaskan Retreat Jadi Tonggak Perubahan Birokrasi Pemkot Bandung
Farhan pun menekankan tiga hal utama yang harus diperbaiki seluruh pejabat yang baru dilantik, yakni pemerataan layanan publik, optimalisasi inovasi, dan penguatan integritas.
“Integritas adalah wajah kita di mata masyarakat. Ketika integritas kita buruk maka wajah kita pun buruk,” tegasnya.
Farhan mengingatkan pentingnya loyalitas, dedikasi, dan profesionalitas dalam satu paket kepemimpinan. Ia berharap para pejabat mampu menjadi agen perubahan demi menghadirkan pemerintahan yang adil, bersih, dan berpihak pada masyarakat.
Baca Juga:HUT ke-80 RI, PKS Jabar Ajak Refleksi dan Fokus pada Kesejahteraan Menuju Indonesia Emas 2045
Sebagai informasi, sejumlah pejabat yang dilantik tersebut, antara lain:
1. Tubagus Agus Mulyadi, jabatan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah
2. Dicky Wisnumulya, jabatan Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah.
3. Bariati Ratna Aju, Jabatan Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan pada Dinas Ketenagakerjaan.
Baca Juga:PKS Jabar Gelar Muswil ke-6: Kokoh Bersama Membangun Jawa Barat untuk Indonesia
4. Yana Supriatma, Jabatan Kepala Bagian Kerja Sama pada Sekretariat Daerah.
5. Edi Suparyoto, Jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan pada Dinas Pendidikan
6. Dedi Priyadi Nugraha, jabatan fungsional pembina industri jenjang ahli madya pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung. (*)







