banner 500x188

Viral, Taufik Hidayat Terekam CCTV Ngamar dengan Janda di Hotel Oyo

TAUFIK HIDAYAT
Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terekam CCTV di hotel oyo. Insert: janda yang berkencan dengan Taufik. (FOTO: ISTIMEWA/IG)

JuaraNews, Bandung – Sebuah video CCTV berisi rekaman Taufik Hidayat berkencan dengan janda di hotel oyo, viral di media sosial (medsos). Video itu terekam 5 bulan lalu sebelum kasus penyekapan dan penyiksaan YTR terungkap.

Dalam video yang beredar tampak pelaku Taufik Hidayat mengenakan kaus lengan panjang hitam masuk ke hotel oyo. Tak lama setelah Taufik membayar kamar, seorang perempuan berjaket merah masuk.

Seusai berkencan, Taufik pergi dengan motor N-Max warna hitam. Dalam unggahan yang beredar, Taufik membawa kabur handphone (HP) milik janda tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan pria dalam rekaman CCTV itu adalah Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan YTR.

“Bener hasil keterangan dari Taufik Hidayat, yang ada di video tersebut adalah dirinya,” kata Kabid Humas.

Kombes Hendra menjelaskan, sekitar lima bulan lalu, Taufik Hidayat tidak ingat persis tanggalnya, berkenalan dengan janda berinisial NL melalui aplikasi OMI.

Kemudian Taufik Hidayat melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp selama kurang lebih dua hari. Mereka menjalin hubungan asmara. Setelah itu, Taufik Hidayat mengajak N bertemu.

Lost Contact

Taufik Hidayat menjemput NL di rumahnya, kawasan Padasuka. Namun pelaku Taufik tidak ingat persis titik rumah NL.

“Kemudian Taufik Hidayat dan NL pergi ke hotel oyo JR di kawasan Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Bandung,” ujar Kombes Hendra.

Sekitar pukul 19.30 WIB, tutur Kabid Humas, pelaku Taufik Hidayat dan NL cek in. Mereka berhubungan badan di hotel tersebut.

Setelah berhubungan badan di hotel oyo, Taufik Hidayat pulang ke tempat kos meninggalkan NL sendirian. Penyebabnya, pelaku Taufik merasa kesal dengan NL yang ingin pulang pukul 03.00 WIB.

“Tetapi pelaku Taufik ingin pulang dari hotel tersebut sekitar pukul 06.00 WIB,” tutur Kabid Humas.

Kombes Hendra mengatakan, setelah kejadian tersebut, pelaku Taufik tidak lagi menghubungi NL atau lost contact.