Viral! SPPG di Cipatat Bandung Barat Cuci Ompreng MBG, Kondisi Tak Layak Bikin Heboh

Viral! SPPG di Cipatat Bandung Barat Cuci Ompreng MBG, Kondisi Tak Layak Bikin Heboh
Ompreng MBG. (Foto:Tangkapan Layar)

JuaraNews, Bandung – Video menunjukkan proses pencucian food tray atau ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung Barat viral di Media Sosial (Medsos). SPPG tersebut berada di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, KBB.

Pada proses video pencucian ompreng MBG di SPPG yang viral di media sosial tersebut memperlihatkan tiga pegawai pria sedang mencuci omprengan dengan menggunakan spon.

Baca Juga:Pemprov Jabar Siapkan 4.600 Dapur MBG Tahun Ini

Ada satu wadah berukuran besar berisi air sabun untuk mencuci dan satu wadah untuk menyimpan. Terlihat omprengan yang dicuci di lempar begitu saja ke genangan air mengalir yang tampak tidak steril.

“Betul, SPPG di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, ditutup sementara oleh BGN,” kata Perwakilan SPPG Citatah, Taufik, Kamis (2/9/2025).

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya langsung melakukan perbaikan sarana pencucian omprengan sesuai standar BGN. Perbaikan yang dilakukan mulai pekan depan dan jika sudah selesai maka baru di perbolehkan beroperasi lagi.

“Sebelumnya memang ada sidak BGN lalu menemukan proses pencucian omprengan yang tak sesuai SOP,” sambungnya.

Menurutnya BGN juga memberikan arahan agar dapur menerapkan pengolahan menu MBG sesuai dengan petunjuk teknis. Serta diingatkan terkiat bahan baku yang digunakan, proses pemasakan, pemorsian, sampai pendistribusian.

“Ya hangan sampai kasus seperti di SPPG Cipongkor dan Cihampelas terulang. Kami tidak mau seperti itu,” sambungnya.

Disinggung terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Taufik menyebutkan jika hal itu menjadi kewenangan pemilik yayasan. Dirinya hanya fokus pada operasional dapur saat memasak, mengemas, hingga pendistribusian MBG.

“Kami hanya fokus ke kegiatan di dapur, memastikan makanan siap saji sesuai SOP,” ucapnya.

Baca Juga:Layanan SIM Keliling Jumat 12 September 2025! Simak Lokasi dan Syaratnya

Diketahui sebelumnya BGN telah menutup tiga SPPG di KBB yakni dua di Kecamatan Cipongkor dan satu di Kecamatan Cihampelas. Ketiga SPPG itu dinilai tidak menjalankan SOP hingga menyebabkan 1.315 siswa keracunan pada Senin (22/9/2025) dan Rabu (24/9/2025). (Bas)