banner 500x188

Program ASRI Mulai Berbuah, Ratnawati Salurkan Hasil Panen untuk Balita Stunting di Cirebon

Program Aspirasi (ASRI) yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, mulai menunjukkan hasil nyata.

JuaraNews, Cirebon – Program Aspirasi (ASRI) yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, Hj. Ratnawati, mulai menunjukkan hasil nyata.

Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Al Muttaqiin di RW 07, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, warga berhasil memanen tomat, kembang kol, dan telur yang kemudian disalurkan sebagai bantuan pangan bergizi bagi balita stunting.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan kelompok wanita tani tidak hanya mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar Perkuat Pengawasan Program ASRI, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Ratnawati mengatakan, program berbasis aspirasi masyarakat harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung. Karena itu, hasil panen dari KWT Al Muttaqiin dimanfaatkan untuk membantu balita yang membutuhkan asupan gizi lebih baik.

“Alhamdulillah, hasil nyata dari Program ASRI mulai dirasakan masyarakat. Melalui KWT Al Muttaqiin, kita berhasil memanen tomat, kembang kol, dan telur yang kemudian langsung disalurkan sebagai bantuan pangan bergizi bagi balita stunting,” ujar Ratnawati. Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui kelompok tani memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting.

Baca Juga: HUT ke-80 Jabar, Fraksi Demokrat DPRD Jabar Soroti Penanganan Stunting

“Program ini membuktikan bahwa ketika masyarakat diberdayakan, manfaatnya bisa dirasakan secara luas. Tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang lebih sehat melalui pemenuhan gizi keluarga,” katanya.

Ratnawati berharap keberhasilan KWT Al Muttaqiin dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya di berbagai daerah di Jawa Barat untuk mengembangkan program serupa.

“Dari kebun untuk kesehatan, dari aspirasi untuk kemanfaatan. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi Jawa Barat yang lebih sehat, kuat, dan bebas stunting,” pungkasnya. (dsp)