JuaraNews, Bandung – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menggelar Reses III Tahun Anggaran 2025–2026 di Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempererat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya.
Sejak awal acara, masyarakat Desa Bandasari dan sekitarnya menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga mengikuti jalannya reses dengan penuh perhatian dan aktif terlibat dalam dialog bersama Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Gelar Reses, Saeful Bachri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung, di mana warga menyampaikan berbagai usulan dan harapan terkait pembangunan infrastruktur, penguatan sektor ekonomi, hingga peningkatan pelayanan publik di wilayah mereka.
Saeful Bachri mendengarkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan memberikan penjelasan secara langsung mengenai berbagai program serta mekanisme pengawalan usulan agar dapat diperjuangkan di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Reses bukan sekadar agenda kedewanan, tetapi menjadi kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung harapan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujar Saeful Bachri.
Baca Juga: DPRD Jabar Kebut Pembahasan LKPJ 2025, Aspirasi Warga Hasil Reses Ikut Didorong
Menurutnya, kedekatan dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan wakil rakyat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Saeful Bachri juga mengungkapkan kesannya saat kembali mengunjungi Desa Bandasari. Ia menilai desa tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang patut dijaga, khususnya kawasan Leuweung Datar yang menyimpan banyak cerita dan pengalaman masa lalu.
“Setiap kali berkunjung ke Desa Bandasari, saya selalu mendapatkan cerita dan pengalaman berharga, khususnya tentang Leuweung Datar. Nilai sejarah dan budaya yang dimiliki daerah ini menjadi kekayaan yang harus terus dilestarikan bersama,” katanya.
Baca Juga: Hj Ratnawati Serap Aspirasi Warga Krasak dalam Kegiatan Reses
Saeful Bachri turut menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Kang Hailuki, Kepala Desa Bandasari Kang Aloy, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan reses tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kang Hailuki, Kang Aloy, dan seluruh masyarakat Bandasari yang telah membersamai kegiatan ini. Kebersamaan dan komunikasi yang terjalin dengan baik menjadi modal penting untuk bersama-sama membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Akhiri Hailuki, menilai kegiatan reses menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan warga merupakan dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Melalui reses ini, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan harapan dan kebutuhannya secara langsung. Kami berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat terus terjalin sehingga setiap aspirasi dapat diperjuangkan demi kemajuan Kabupaten Bandung dan kesejahteraan warga,” ujar Hailuki.
Melalui kegiatan reses ini, Saeful Bachri berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah terus terjalin sehingga setiap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari kebijakan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Bandung dan Jawa Barat. (dsp)







