JuaraNews, Bandung – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pelatihan Vertical Rescue Angkatan 1 sebagai upaya memperkuat kapasitas personel penyelamatan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di medan vertikal dan area berisiko tinggi.
Kegiatan pelatihan digelar pada 8–12 Juni 2026 di PPSDM Geominerba, Bandung, dengan diikuti lima personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Para peserta merupakan petugas yang sehari-hari bertugas menangani berbagai kondisi darurat dan operasi penyelamatan di lapangan.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis peserta dalam melaksanakan operasi penyelamatan secara aman, cepat, dan efektif di berbagai lokasi berisiko tinggi, seperti tebing, gedung bertingkat, kawasan industri, hingga medan terjal yang sulit dijangkau.
Baca Juga: PPSDM Geominerba Tingkatkan Daya Saing SDM Jateng Lewat Pelatihan Tambang dan Geopark
Kepala PPSDM Geominerba, Bayu Nugroho, mengatakan bahwa kebutuhan akan personel penyelamatan yang memiliki kompetensi khusus terus meningkat seiring kompleksitas penanganan keadaan darurat di berbagai wilayah Indonesia.
“Kemampuan vertical rescue sangat dibutuhkan dalam penanganan keadaan darurat, evakuasi korban, maupun kegiatan penyelamatan di area kerja yang memiliki risiko ketinggian,” ujar Bayu saat membuka pelatihan.
Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang didominasi wilayah perbukitan, pegunungan, tebing, serta pembangunan infrastruktur bertingkat menuntut kesiapsiagaan personel penyelamatan yang mampu bekerja secara profesional dalam situasi berisiko tinggi.
Baca Juga: Wujudkan WBK/WBBM, PPSDM Geominerba Gelar Sosialisasi Zona Integritas Tahun 2026
Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi penyelamatan sekaligus meminimalkan risiko terhadap petugas maupun korban.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan pembekalan teori dan praktik yang mencakup teknik dasar penyelamatan vertikal, sistem pengamanan tali, penggunaan peralatan rescue, penanganan korban, hingga simulasi evakuasi dalam berbagai skenario keadaan darurat. Materi tersebut diberikan oleh instruktur dari PPSDM Geominerba.
Selain penguasaan teknik, pelatihan juga menekankan pentingnya penerapan prosedur keselamatan dalam setiap tahapan operasi. Peserta dilatih untuk mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat di lapangan, sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek keselamatan personel maupun korban.
Baca Juga: Kolaborasi PPSDM Geominerba dan Guangxi Zishan Mining Edukasi Investor Tiongkok di Indonesia
Melalui pelatihan ini, PPSDM Geominerba berharap lahir personel penyelamatan yang semakin tangguh, kompeten, dan siap menghadapi berbagai tantangan operasi penyelamatan di medan vertikal. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan penyelamatan dan respons kedaruratan yang lebih optimal bagi masyarakat. (dsp)







