banner 500x188

Hari Pertama UTBK SNBT UPI Lancar, Pengawasan Ketat Diberlakukan

Hari Pertama UTBK SNBT UPI Lancar, Pengawasan Ketat Diberlakukan
Hari Pertama UTBK SNBT UPI Lancar, Pengawasan Ketat Diberlakukan. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026 hari pertama di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berlangsung lancar di seluruh lokasi ujian.

Ujian dilaksanakan dalam dua sesi, dengan tingkat kehadiran peserta tinggi serta didukung kesiapan sarana, prasarana, dan sistem pengawasan yang memadai.

Hari pertama ujian diselenggarakan serentak di 13 gedung di kampus UPI, termasuk Gedung Direktorat Sistem Teknologi Informasi (DSTI), Perpustakaan, serta berbagai fakultas seperti FPMIPA, FPIPS, dan Fakultas Kedokteran, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:UPI dan Kemensos Kolaborasi Kembangkan Sekolah Rakyat

Peserta yang seharusnya mengikuti ujian di UPI termasuk UPI di daerah terdata sebanyak 3.160 orang dengan rincian 3.078 peserta hadir sedangkan 82 peserta lainnya tidak hadir tanpa keterangan. Untuk mendukung pelaksanaan UTBK, UPI menyiapkan total 3.169-unit komputer PC yang tersebar di enam kampus baik di Bandung serta kampus UPI di daerah.

Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK di UPI dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21–30 April 2026 dengan dua sesi per hari, kecuali hari Jumat yang hanya satu sesi. Berdasarkan data per 5 April 2026, total peserta mencapai sekitar 19.400 yang tersebar di berbagai kampus UPI di daerah. Jumlah ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan konsistensi minat calon mahasiswa terhadap UPI.

Dalam pelaksanaan ujian, UPI juga menerapkan sistem pengawasan ketat dengan melibatkan sekitar 275 pengawas yang tersebar di seluruh lokasi ujian. Selain itu, dilakukan pemeriksaan berlapis menggunakan detektor logam guna mencegah potensi kecurangan, termasuk penggunaan perangkat tersembunyi.

“Pelaksanaan hari pertama UTBK berjalan lancar. Kami menerapkan sistem penyaringan ganda sebelum peserta masuk ruang ujian, didukung oleh 275 pengawas serta pengamanan dan jaringan yang stabil. Indikator kelancaran kami meliputi ketepatan waktu, kesiapan infrastruktur, serta minimnya gangguan teknis.”, Ujar, Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi.

Ia menambahkan bahwa UPI juga memperhatikan aspek inklusivitas dengan memfasilitasi peserta berkebutuhan khusus, termasuk tunadaksa, tunanetra, dan low vision. Dari total 15 peserta, pada hari pertama pelaksanaan terdapat 4 orang calon mahasiswa berkebutuhan khusus yang didampingi oleh petugas terlatih dari divisi inklusi UPI.

Baca Juga:IKA UPI Kritik Rencana Pembelajaran Online Imbas Krisis Energi Global

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan akses pendidikan yang setara. Ke depan, kami akan terus meningkatkan sistem pengawasan berbasis teknologi serta memperkuat layanan inklusif agar pelaksanaan UTBK semakin kredibel dan adaptif terhadap perkembangan modus kecurangan,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK-SNBT merupakan salah satu indikator penting dalam proses seleksi mahasiswa baru secara nasional. Di UPI kelancaran pelaksanaan ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak, antara lain Layanan PLN di kawasan Setiabudi, Kota Bandung, dilayani oleh PT PLN (Persero) UP3 Bandung yang memastikan aliran listrik tetap mengalir selama UTBK , TNI dan Polri untuk pengamanan.

Serta Telkom Indonesia yang telah memastikan jaringan internet stabil selama pelaksanaan hari pertama berlangsung, juga media yang telah mempublikasikan pelaksanaan UTBK di UPI. Sinergi yang terus terjalin bersama panitia UTBK pusat menunjukkan kesiapan UPI dalam mendukung sistem seleksi yang transparan, akuntabel, dan berstandar nasional.

Ke depan, UPI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi infrastruktur digital, tata kelola ujian, maupun pengalaman peserta. Atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung penuh pelaksanaan UTBK-SNBT. (*)