DPRD Desak Pemberi Bir Gratis di Ajang Pocari Run Dikenai Sanksi Tegas

DPRD Kota Bandung menyoroti aksi beberapa pelari mmembagikan bir atau minuman beralkohol secara gratis pada ajang Pocari Run 2025.
Viral aksi bagi-bagi bir dilakukan peserta Pocari Run 2025.

JuaraNews, Bandung – DPRD Kota Bandung menyoroti aksi beberapa pelari mmembagikan bir atau minuman beralkohol secara gratis pada ajang Pocari Run 2025 belum lama ini di Kota Bandung.

Diketahui, Dalam video yang viral di media sosial, tampak sejumlah orang membagikan bir kepada pelari bahkan sebelum mereka mencapai garis finis.

Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana mengatakan aksi beberapa pelari di anggap mencoreng citra Kota Bandung.  Dan melanggar aturan daerah tentang larangan minuman beralkohol atau bir.

Maka dari itu, Ia mendesak Pemerintah Kota Bandung dan aparat berwenang untuk segera memanggil. Serta memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang membagikan bir gratis dalam ajang Pocari Run 2025.

Baca Juga:Badega Wujudkan Aksi Nyata Lewat Baksos, Kesehatan Gratis dan Pelestarian Alam

“Jangan hanya di komentari, tapi harus ada aksi nyata yang memberi efek jera. Mereka harus dipanggil dan di bina oleh pihak berwenang, karena ini jelas melanggar Perda Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol,” tegasnya, Rabu (23/7/2025).

DPRD Menyangkan

Andri menyayangkan kejadian tersebut, terutama di saat pemerintah sedang berupaya keras mengendalikan peredaran minuman keras di Bandung.

Ia menilai pembagian bir secara terbuka di acara publik seperti ini sangat tidak etis dan berpotensi merusak generasi muda.

“Ini sangat miris. Saat pemerintah gencar menekan peredaran miras, ada segelintir orang yang malah dengan bangga membagikan bir gratis dalam event yang di ikuti ribuan peserta. Mereka wajib dipanggil dan di beri sanksi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andri menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah dalam pengawasan setiap kegiatan berskala besar. Menurutnya, Pemkot Bandung tidak boleh hanya menjadi pemberi izin, tetapi juga harus hadir dalam pengawasan langsung.

Baca Juga:Pocari Sweat Run 2025 Kembali Digelar di Bandung, Ini Detailnya

“Kalau saja pemerintah tidak hanya jadi penonton, tetapi juga menerjunkan Satpol PP dan Dinas Kesehatan di titik-titik krusial seperti garis finis, kejadian pembagian bir ini tidak akan terjadi,” pungkasnya. (*)