blog counter

Hot News


Opini


    Ma’ruf Amin Berharap Islam Paham Moderat di Indonesia Bisa Mendunia

    • Rabu, 21 September 2022 | 14:13:00 WIB
    • 0 Komentar


    Ma’ruf Amin Berharap Islam Paham Moderat di Indonesia Bisa Mendunia
    Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin (Foto: ist)

    Jakarta, Juaranews – “Paham Islam yang moderat atau Islam Wasathiyah di Indonesia harus bisa mendunia”. Demikian dikemukakan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, saat bertemu Ketua International Union of Muslim Scholars (IUMS) Salim Segaf Al-Jufri di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Wapres pun seraya menyampaikan selamat atas terpilihnya Salim Segaf Al-Jufri sebagai Ketua IUMS yang yang menjadi wadah berkumpulnya para cendekiawan dunia dari 88 negara itu sebagaimana dikutip dari iNews.id, Selasa (20/9/2022).

    Meskipun berasal dari berbagai negara maupun organisasi yang berbeda, namun dapat bersatu dalam masalah fundamental, seperti perdamaian dunia.

    “Saya berharap walaupun berbeda organisasi, tapi punya pemikiran yang sama terutama dalam rangka mengembangkan Islam Wasathiyah,” tutur.

    Wapres pun meminta agar Salim Segaf Al-Jufri dapat menjadi jembatan apabila terdapat perbedaan pendapat di antara anggota ulama.

    “Memang sekarang ini bagaimana menjembatani perbedaan yang ada di antara para ulama. Salim berada di (organisasi) ini bisa menjembatani sehingga meskipun tidak menyatu, tetapi (pemikiran) para ulama itu sama,” ucap Wapres.

    Terlebih, menurut Wapres, saat ini sebuah negara tidak bisa berdiri sendiri, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi untuk bangkit dan maju menghadapi berbagai tantangan.

    “Sekarang masing-masing negara itu harus kolaborasi, termasuk (Presidensi) G20 Indonesia itu ingin maju bersama dan bangkit bersama, apalagi bagi sesama umat Islam, ukhuwah itu menjadi keharusan, walaupun ada perbedaan tapi tidak boleh menjadi penghalang,” tuturnya.

    Wapres menilai, bangsa Indonesia dapat menjadi contoh bagaimana ulama-ulama dari berbagai organisasi yang berbeda dapat berada di bawah satu payung dalam bingkai kerukunan beragama.

    “Kita bisa beruntung ada Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa menghimpun seluruhnya. Bagaimana organisasi yang berbeda itu bisa menyatu. Itu luar biasa. MUI yang mewadahi berbagai ulama dari berbagai organisasi,” katanya.

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads