Pj Gubernur Minta ITB Kaji Terkait Bandara Husein
- 21 Januari 2025 | 10:32:00 WIB
BEY Machmudin meminta ITB bantu mengkaji wacana penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.
BEY Machmudin meminta ITB bantu mengkaji wacana penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.
PEMPROV Jabar mendapatkan Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024
BENCANA gempa yang diakibatkan oleh terjadinya pergeseran lempengan (Megatrusht) harus menjadi perhatian dan disikapi dengan kesiapsiagaan.
JuaraNews, Bandung - Pencak Silat menjadi identitas dan pemersatu bangsa Indonesia. Pencak Silat dinilai telah memiliki seluruh elemen yang membentuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Komisi V DPRD Jawa Barat bersama Dinas Pariwisata dan Budaya berkomitmen untuk melestarikan budaya tersebut dengan membuat gedung dimana gedung ini di peruntukan untuk mengumpulkan orang-orang agar berkomitmen untuk senantiasa menjaga kelestarian pencak silat.
“Kita ingin punya gedung/bangunan untuk pelestarian budaya seperti kita ketahui silat itu adalah budaya tradisional yang diakui unesco, maka peruntukan gedung ini kita maksudkan untuk orang-orang dapat melihat langsung silat dan pelestarian budaya lainnya betul betul dinilai lebih oleh masyarakat," kata Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Haris Bobihoe saat meninjau rencana pembangunan kampung pencaksilat di kiarapayung, Kabupaten Sumedang, belum lama ini.
Abdul Haris Bobiho menekankan maksud dan tujuan pembangunan gedung pencak silat ini dengan harapan agar generasi muda kedepan mengetahui bahwa Jawa Barat memiliki warisan pencaksilat yang luar biasa.
Untuk itu, iapun mendorong Dinas Pariwisata dan Budaya agar segera merealisasikan gedung pencak silat ini dengan tujuan menjadikan wahana pelestarian budaya dan wahana wisata untuk warga Jawa Barat.
“Komisi V beserta dinas kebudayaan akan terus mendorong ini agar gedung ini menjadi wahana untuk pelestarian budaya juga menjadi wahana untuk wisata warga jawa barat,” pungkasnya.
Sementara itu perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menjelaskan rencana pembangunan gedung pencak silat ini adalah inisiasi dari Gubernur Jawa Barat dengan tujuan mensupport pencak silat sebagai warisan budaya takbenda.
“Persiapan pembangunan pencak silat yang berada di Kabupaten Sumedang ini adalah komitmen pa Gubernur untuk mensupport pencak silat warisan tak benda, Kami dari disparbud ditugaskan untuk menyusun detail enginering design nya sehingga kesiapan untuk pembangunan fisik di tahun 2022 atau 2023 itu dapat terlaksana dengan baik," tutupnya. (*)
bas
0 KomentarPRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan PLTA Jatigede, di Kabupaten Sumedang, Senin Selengkapnya..
BEY Machmudin melantik Benny Bachtiar sebagai Penjabat Wali Kota Cimahi dan Ade Afriandi sebagai Penjabat Bupati Selengkapnya..
PEMBANGUNAN jembatan Muara Gembong di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, diduga dibangun secara terburu-buru dan banyak Selengkapnya..
WAKIL Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan menilai opsi masuk sekolah penuh seperti biasa atau libur sebagian saat Ramadan harus dengan Selengkapnya..
PENDUDUK miskin di Jabar menurun sekitar 180.000 orang, dari asalnya tercatat 3,85 juta pada Maret 2024 menjadi 3,67 juta pada September Selengkapnya..
MAJU kena mundur kena. Peribahasa itu tepat menggambarkan kondisi saat ini, terkait penanggulangan Covid-19.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan PLTA Jatigede, di Kabupaten Sumedang, Senin (20/1/2025).
MAHASISWA Kota Bekasi yang tergabung dalam Aliansi Forum Komunikasi Lingkungan Kota Bekasi melakukan aksi demo Gedung Bersama.