Ini Tips Tentukan Target Pasar Penjualan UMKM

  • Senin, 11 Oktober 2021 | 21:38:00 WIB
  • 0 Komentar


Ini Tips Tentukan Target Pasar Penjualan UMKM
Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memberikan motivasi kepada pelaku UMKM dalam ‘Pelatihan Teknis Substantif di bidang Konveksi/Menjahit bagi UMKM Anggota Dekranasda se-Jawa Barat’, Senin (11/10/2021) (humas pemprov jabar)

JuaraNews, Bandung - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil berpesan kepada para pelaku UMKM untuk mulai menentukan target pasar penjualan sesuai dengan jenis usahanya.

 

Hal itu diungkapkan Atalia saat memberikan motivasi kepada pelaku UMKM dalam "Pelatihan Teknis Substantif di bidang Konveksi/Menjahit bagi UMKM Anggota Dekranasda se-Jawa Barat" yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat di Ibis Pasteur Hotel, Kota Bandung, Senin (11/10/2021).

 

“Nah jadi hal penting yang harus dilakukan adalah Akang Teteh harus tentukan pasarnya siapa dalam menjual produk,” ujar Atalia. 

 

Ia menjelaskan bahwa dalam dunia pemasaran itu terbagi dua kategori pembeli. Pertama, kelas menengah ke bawah, kedua menengah ke atas.

 

“Macam-macam segmen, ada high class (menengah atas) ada juga medium class (menengah ke bawah itu disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jadi harus mulai mengasah skill  pemasaran, supaya nanti tepat sasaran penjualannya dan siapa-siapa saja yang jadi target sasaran penjualan,” imbuhnya.

 

Tak lupa, Atalia juga berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat memberikan kebermanfaatan bagi pelaku UMKM di Jabar. Demi mendorong pengelolaan usaha yang akan diperjualbelikan.

 

“Sekali lagi saya ucapkan selamat melaksanakan pelatihan semoga yang disampaikan memberikan dampak yang luar biasa dalam pengelolaan usaha akang teteh semua,” ucap Atalia.

 

Selain itu, ia berkeinginan para pelaku UMKM yang hadir dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya. Hal itu bisa dibantu dengan berbagi ilmu dan pengetahuan yang telah didapat dari pelatihan hari ini.

 

“Saya berharap kegiatan ini bisa betul-betul memberikan dampak signifikan produk UMKM di Jabar yang berdaya saing. Kita tahu UMKM memiliki peran strategis dalam pemulihan ekonomi nasional. Karena 99,9 persen pendapatan kita dari UMKM dan dianggap bisa bertahan dalam pandemi COVID-19 dan SDM-nya berada di sekitar lingkungan kita,” pungkas Atalia. (*)

jn

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Inovasi Turbin Tenaga Surya dan Angin Terus Dorong Produksi Pangan
Ferry Juliantono Dorong Revolusi Ekonomi Dimulai dari IKOPIN
Ini Tips Tentukan Target Pasar Penjualan UMKM
Desa Wisata Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Masyarakat
Pemprov  Jabar Tawarkan 2 Kawasan Industri Rebana ke Investor Timur Tengah
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan
    iklan qposaja

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads