Seperti Sedang Perang, Kita Bertempur Melawan Pasukan Virus Covid-19
MAJU kena mundur kena. Peribahasa itu tepat menggambarkan kondisi saat ini, terkait penanggulangan Covid-19.
MAJU kena mundur kena. Peribahasa itu tepat menggambarkan kondisi saat ini, terkait penanggulangan Covid-19.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat menyesalkan dan menyayangkan pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
NYARIS ironi. Zainudin Amali menyatakan mundur dari kursi menpora secara informal. Kabar running text di saluran TV hari ini.
JuaraNews, Bandung - Anggota Anggota DPRD Jabar, Tia Fitriani mengatakan banyak masyarakat yang mengeluhkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Pasalnya, Kebijakan tersebut berdampak pada roda perekonomian.
Hal itu dikatakan Tia saat menerima aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2020-2021 Daerah Pemilihan II (Kabupaten Bandung) di Jalan Raya Rancaekek, Jelegong, Kabupaten Bandung. Selasa, (10/8/2021).
Menurutnya, beberapa aspirasi masyarakat yang disampaikan diantaranya terkait dengan PPKM darurat yang terkena dampak adalah para pelaku UMKM yang kesulitan dalam penjualan dan terkena PHK, sedangkan disatu sisi, sektor pertanian tidak terlalu berdampak sehingga masyarakat masih bisa melakukan kegiatan mereka.
"Yang jelas aspirasi mereka rata-rata sama ya, seperti sektor pertanian tidak terlalu terdampak PPKM, mereka masih bisa kesawah dan keladang seperti biasa, namun sektor UMKM terkena dampak yang sangat signifikan dengan semakin menurunnya omset mereka, susahnya berjualan bahkan ada juga yang terkena PHK karena PPKM Darurat yang diberlakukan," ujar Tia.
Tia melanjutkan, Khusus untuk Dapil II Kabupaten Bandung yang kebanyakan mempunyai lahan kecil dirumahnya, dirinya berharap pemerintah provinsi bisa hadir dengan mengadakan pelatihan untuk pertanian, baik bertani ikan ataupun sayuran, sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa terbantu minimal ketahanan pangan keluarga terjaga.
"Kalau di dapil saya di kabupaten bandung mereka mempunyai lahan sempit dirumah mereka yang bisa diberdayakan secara ekonomi, karena sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang tidak terpengaruh dampak pandemi," ujarnya.
"Saya berharap kedepannya pemerintah provinsi bisa memberikan pemberdayaan ekonomi dengan memberikan pelatihan baik itu bertani ikan atau sayuran, minimal ketahanan pangan keluarga bisa terjaga,"
tutup Tia. (*)
bas
Pemberitaan tentang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB Kertajati) ramai lagi akhir-akhir Selengkapnya..
KETUA Komisi V DPRD Jabar, Abdul Haris Bobihoe mengatakan seluruh OPD di Jabar memiliki anggaran penanganan Selengkapnya..
WAKIL Ketua DPRD Jabar Achmad Ru'yat berharap Underpass Dewi Sartika di Kota Depok nantinya dapat mengurai Selengkapnya..
KAUKUS Perempuan Parlemen (KPP) Jawa Barat meninjau, dan memberikan bantuan kepada korban terdampak gempa bumi Selengkapnya..
TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung saat ini masih tahap Selengkapnya..
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil minta PNS di Jabar turut membantu penanganan gagal tumbuh anak atau stunting.
😷 Positif:
😊 Sembuh:
😭 Meninggal: