Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Dorong Ketahanan Pangan Pascapandemi Covid-19, Gubernur Serahkan Bantuan Puluhan Ribu Bibit Ternak

    • Kamis, 17 September 2020 | 16:29:00 WIB
    • 0 Komentar


    Dorong Ketahanan Pangan Pascapandemi Covid-19, Gubernur Serahkan Bantuan Puluhan Ribu Bibit Ternak
    Emil menyerahkan ternak secara simbolis (istimewa/humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil secara simbolis menyerahkan bantuan puluhan ribu bibit ternak unggas, sapi, dan domba dari UPTD lingkup Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar Tahun 2020 untuk kelompok tani ternak se-Jabar melalui video conference dari Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No 1 Kota Bandung, Kamis (17/9/2020).

     

    Emil berujar, pertanian dan peternakan termasuk sektor yang tidak terdampak oleh pandemi global Covid-19 karena berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia.

     

    Untuk itu, Pemprov Jabar akan mendorong penguatan sektor pertanian dan peternakan, salah satunya melalui bantuan bibit ternak, demi ketahanan pangan di Jabar pascapandemi Covid-19.

     

    "Kita menyerahkan bantuan hewan ternak (kepada kelompok tani ternak) untuk dikembangkan karena kita semangat bahwa pasca-Covid-19 ketahanan pangan akan menjadi unggulan di Jabar," ujar Kang Emil.

     

    Bantuan bibit ternak yang diberikan, antara lain: (1) Bibit ternak unggas ayam sentul sebanyak 50 ribu ekor dari UPTD Balai Pengembangan Bibit dan Unggas Ternak Jatiwangi kepada 50 kelompok tani ternak; (2) 396 ekor bibit domba dari UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Garut kepada 12 kelompok tani ternak; (3) 48 ekor bibit sapi potong PO dari UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Sapi Potong Ciamis kepada enam kelompok tani ternak; juga (4) 12 ekor bibit sapi perah dari UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak dan Inseminasi Buatan Sapi Perah Cianjur kepada tiga kelompok tani ternak.

     

    Meski begitu, sejumlah langkah antisipatif juga disiapkan dalam menghadapi pandemi ini. Antara lain menjamin ketersediaan pangan, perbaikan distribusi dan sistem logistik pangan, serta penguatan cadangan pangan pemerintah dan lumbung pangan masyarakat.

     

    "Strategi pengembangan pangan saat dan pasca-COVID-19 selain memastikan tetap berproduksi juga perlu diperhatikan pola konsumsi masyarakat dengan meningkatkan keberagaman pangan," tambah Emil.

     

    Selain itu, Emil mengatakan, sejumlah lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dan Perum Perhutani juga akan dikonversi menjadi lahan pertanian dan peternakan yang bisa digarap oleh masyarakat.

     

    "Kita masih impor telur, sapi dan lainnya, maka saya akan menambahkan program konversi lahan dari PTPN VIII dan Perhutani untuk kita jadikan ketahanan pangan," tutur Emil.

     

    Pemprov Jabar juga terus mendorong upaya ketahanan pangan dengan memotivasi masyarakat perkotaan untuk menanam di pekarangan rumah atau urban framing.

     

    Dalam acara penyerahan bantuan bibit ternak ini, Kementerian Pertanian juga menyerahkan bantuan kepada Jabar berupa pengembangan usaha tanaman masyarakat kepada 75 kelompok tani ternak, pekarangan pangan lestari kepada 302 kelompok tani ternak, pengembangan industri pangan lokal kepada enam kelompok tani ternak, dan embung kepada 7 kelompok tani ternak.

     

    Muniron, salah seorang perwakilan kelompok sapi perah Mandiri Sejahtera Kabupaten Bogor, mengatakan bahwa bantuan bibit ternak diyakininya akan meningkatkan produksi ternak dan kesejahteraan petani.

     

    "Terima kasih kepada Bapak Gubernur Jabar yang telah memberikan kesempatan untuk beternak dan memeliharanya," kata Muniron.

     

    Saat ini, lanjutnya, permintaan terhadap susu dan daging sapi tengah meningkat meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19.

     

    "Sekarang justru banyak permintaan kepada kami sampai kewalahan dan kesejahteraan peternak juga saya rasa akan meningkat," ujar Muniron. (*)

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Catat, Besok Pos Indonesia Bakal Gelar Program Gratis Ongkir di Seluruh Indonesia
    Aplikasi Agree Telkom Permudah Petani Milenial Kelola Lahan Pangan
    Pemprov Jabar Komitmen Lindungi Pekerja Migran
    Pelaku UMKM Jabar Makin Banyak yang Manfaatkan Pasar Digital
    Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Presiden Jokowi Tegaskan Hingga Juni Tidak Ada Impor Beras
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads