Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Iwan Fals: Badan Boleh Hancur, Tapi Jiwa Semangat Pikiran dan Mental Tidak!

    Konser Amal Iwan Fals

    Iwan Fals: Badan Boleh Hancur, Tapi Jiwa Semangat Pikiran dan Mental Tidak!

    JuaraNews, Jakarta – Musisi legendaris Iwan Fals menggelar konser amal virtual bersama Bank Mandiri untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, Selasa (26/5/2020) malam.

     

    Dalam konser yang disiarkan melalui akun YouTube Bank Mandiri, Iwan Fals tampil dengan format akustik membawakan sejumlah lagu andalannya seperti "Ibu", hingga "Sore Tugu Pancoran".

     

    Di sela penampilan, Iwan Fals mengatakan, Pandemi Covid-19 juga berdampak bagi para musisi yang tidak bisa lagi menggelar konser akibat adanya pembatasan aktivitas.

     

    "Hari ini enggak ada penonton, kosong. Mau enggak mau lewat televisi, YouTube," ujarnya.

     

    Tak hanya itu, Iwan Fals juga mengatakan banyak seniman tradisional yang menurutnya paling terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. "Seniman tradisi, seperti wayang, dangdut keliling, dangdut Pantura, itu sudah tidak bisa lagi cari nafkah," terangnya.

     

    Di tengah pandemi corona, Iwan Fals juga berpesan kepada masyarakat untuk menguatkan mental dalam melalui situasi sulit seperti sekarang ini. "Badan boleh hancur tapi jiwa semangat pikiran dan mental tidak boleh hancur. Harus semangat," terangnya.

     

    "Kalau pikiran rusak obat seperti apa enggak bakal sembuh. Kalau mental kuat obat sederhana bisa memudahkan obat bekerja," imbuhnya. Dalam konser ini, Iwan Fals juga mengajak serta istri dan anaknya, Raya, berkolaborasi membawakan lagu "Damai Kami Sepanjang Hari", "Esek-esek Udug-udug", "Hio", "Balada Orang-orang Pedalaman".

     

    Konser amal Di Rumah Aja Iwan Fals dan Bank Mandiri bertujuan mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada kelompok masyarakat yang paling rentan, melalui Mandiri Amal Insani. (*)