banner 500x188

Bali United Kalah, Persaingan Persib-Borneo Buru Juara Super League Makin Seru

Persaingan meraih gelar juara Super League 2025-2026, antara Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan makin seru dan ketat
Mariano Peralta (kanan) bersama Kaio Nunes Ferreira (kiri) dan Juan Villa merayakan gol Borneo FC ke gawang Bali United pada laga Pekan 32 Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Giayar Bali, Senin (11/5/2026) malam. (foto: dok borneo fc)

JuaraNews, Bandung – Persaingan meraih gelar juara Super League 2025-2026, antara Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan makin seru dan ketat, bahkan diprediksi akan berlangung hingga laga pamungkas di Pekan 34.

Hal tersebut terjadi setelah pada laga Pekan 32, Borneo FC meraih kemenangan 3-2 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Senin (11/5/2026) malam. Pada laga tersebut, Borneo sempat tertinggal skor 1-0 lewat gol Yappei Yachida pada menit 21, sebelum berbalik unggul 1-2 lewat 2 gol Mariano Peralta menit 49 dan penalti di menit 74. Bali berhasil menyamakan keduduna menajdi 2-2, setelah pemain Borneo, Westherley Garcia alias Casamba melakukan bunuh diri pada menit 76. Borneo akhirnya menang 2-3, setelah Juan Felipe Vila mencetak gol pada menit 79.

Dengan kemenangan ke-24 ini, Borneo yang menempati peringkat 2, total mengoleksi 75 poin, sama dengan Persib yang memuncaki klasemen sementara. Persib sendiri pada Pekan 32 ini, berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Kemenangan Persib pun sekaligus menyingkirkan Persija dalam persaingan meraih trofi juara musim ini. Dengan kekalahan di Pekan 32, dan dengan hanya menyisakan 2 laga, Persija yang menempati peringkat 3 dengan 65 poin, sudah tidak mungkin lagi menyalip. Dengan demikian, persaingan menuju juara, mengerucut pada Persib dan Borneo.

Baca JugaPersib tak Tampilkan Permainan Terbaik lawan Persija, Bojan Hodak: Hasil Akhir Lebih Penting

 

Persib Bandung Berada di Atas Angin

Persaingan ketat antara Persib dan Borneo sendiri terjadi sejak Pekan 29, saat kedua tim mulai sama-sama mengoleksi poin yang sama, yakni 66 poin. Hal tersebut terjadi setelah pada Pekan 28 dan 29, Persib hanya meraih 2 kali hasil imbang, sementara Borneo selalu meraih kemenangan. Padahal sebelumnya, sejak Pekan 25, Persib unggul 4 poin dari Borneo.

Raihan poin Persib dan Borneo pun tetap sama, karena dalam 3 laga terakhir di Pekan 30, 31, dan 32, kedua tim sama-sama meraih kemenangan. Persib berhasil mengalahkan Bhayangkara FC (4-2), PSIM Yogyakarta (1-0) dan Persija Jakarta (2-1). Sementara Borneo menekuk Persik Kediri (1-0), Persita Tangerang (2-0), dan Bali United (3-2).

Persaingan kedua tim pun akan kembali terjadi pada 2 laga terakhir ke depan, di Pekan 33 dan 34. Pada Pekan 33, Persib dijadwalkan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/202) mulai pukul 19.00 WIB. Di waktu yang bersamaan, Borneo dijamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Sedangkan di Pekan 34, Sabtu (23/5/2026), Persib akan menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung; dan Borneo menjamu Malut United di Stadion Segiri.

Namun dalam persaingan berebut trofi juara kali ini, Persib berada di atas angin, karena unggul head to head. Pada pertemuan pertama, Persib menang 3-1 atas Borneo, dan di pertemuan kedua, bermain imbang 1-1, atau unggul aggregat 4-2. Sehingga jika raihan poin akhir kedua tim tetap sama, maka Persib lah yang berhak menjadi juara Super League musim ini.

Dengan kondisi demikian, Borneo tidak boleh kalah, atau harus selalu menang dalam 2 laga sisa, sambil berharap Persib menelan kekalahan atau minimal satu kali bermain imbang. Jika satu kali saja Borneo kalah –misalkan pada Pekan 33, dan di pihak lain Persib satu kali saja meraih kemenangan, maka Maung Bandung lah yang akan tampil sebagai juara. Pasalnya, sekalipun di laga pekan terakhir, Borneo meraih kemenangan, sementara Persib menderita kekalahan, raihan poin akhir kedua tim akan sama, yakni 78 poin, yang artinya Maung Bandung lah yang akan tampil sebagai juara.

Baca JugaMenang 2-1 di Samarinda: Persib Bandung Tetap di Jalur Juara, Persija Jakarta Tersingkir

 

Hasil dan Jadwal 5 Pertandingan Terakhir Persib Bandung

Pekan 30, 30 April 2026 Bhayangkara FC 2-4 Persib Bandung

Pekan 31, 4 Mei 2026 Persib Bandung 1-0 PSIM Yogyakarta

Pekan 32, 10 Mei 2026 Persija Jakarta 1-2 Persib Bandung

Pekan 33, 17 Mei 2026 PSM Makassar vs Persib Bandung

Pekan 34, 23 Mei 2026 Persib Bandung vs Persijap Jepara

 

Hasil dan Jadwal 5 Pertandingan Terakhir Borneo FC

Pekan 30, 29 April 2026  Persik Kediri 0-1 Borneo FC

Pekan 31, 5 Mei 2026 Borneo FC 2-0 Persita Tangerang

Pekan 32, 11 Mei 2026 Bali United 2-3 Borneo FC

Pekan 33, 17 Mei 2026 Persijap Jepara vs Borneo FC

Pekan 34, 23 Mei 2026 Borneo FC  vs Malut United

Baca JugaDitekuk Persib Bandung 2-1, Ini Pembelaan Pelatih Persija Jakarta

 

Persis Solo Berada di Ujung Tanduk Degradasi

Selain serunya persaingan dalam berburu trofi juara, yang tak kalah menarik, yakni tim mana yang akan terdegradasi ke Championship League musim depan. Dua tempat sudah dipastikan menjadi milik PSBS Biak dan Semen Padang yang menempati posisi 18 dan 17, dengan mengoleksi 18 dan 20 poin. Saat ini, tinggal satu lagi tempat tersisa di zona degradasi yang masih harus dihindari.

Persis Solo yang kini menempati peringkat 16 dengan 28 poin, menjadi tim yang paling berpotensi terjun ke divisi Champioanship. Hal tersebut terjadi setelah pada Pekan 32 ini, hanya bermain imbang 0-0 dengan Persebaya Surabaya, Sabtu (9/5/2026) lalu. Dengan hasil tersebut, 1 tim dipastikan selamat dari ancaman degradasi, yakni PSM Makassar yang menempati peringkat 14 dengan 34 poin. Padahal di hari yang sama, PSM kalah 3-0 oleh Arema FC.

Pasalnya, dengan sisa 2 laga, atau maksimal meraih 6 poin, Persis tidak akan mungkin menyalip PSM, kendati tim Juku Eja menderita kekalahan di 2 pertandingan ke depan. Pasalnya, PSM unggul head to head atas Persis, setelah menang 4-3 pada pertemuan pertama, dan imbang 1-1 di pertemuan kedua, atau unggul aggregat 5-4.

Selain PSM, tim yang selamat dari jeratan degradasi, yakni Persijap yang kini posisinya naik ke peringkat 13 dengan 34 poin, setelah menang 3-0 atas Persita Tangerang, Minggu (10/5/2026). Sama seperti PSM, tim Persijap pun unggul head to head atas Persis, setelah pada pertemuan pertama menang 2-1, dan bermain imbang 0-0 di pertemuan kedua.

Satu tim menjadi rival Persis untuk menghindari degradasi, yakni Madura United yang kini menempati peringkat 15 dengan 32 poin. Madura gagal memperbaiki posisinya setelah pada Pekan 32 ini, kalah 3-1 oleh Bhayangkara FC, Senin (11/5/2026). Dengan menyisakan 2 laga, dan tertinggal 4 poin, posisi Persis berada di ujung tanduk. Jika ingin lolos dari jeratan degradasi, Persis wajib memenangkan 2 laga sisa, sambil berharap Madura selalu menderita kekalahan. Sehingga di akhir kompetisi nanti, Persis mengemas 34 poin, sedangkan Madura tetap 32 poin. Sehingga nanti posisinya akan bertukar, Persis di peringkat 15, sementara Madura di peringkat 16, dan harus terdegradasi ke Championship.

Namun jika sampai kalah pada laga Pekan 33 nanti menghadapi Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) mendatang, Persis dipastikan tidak akan bermain lagi di Super League musim depan. Karena kalaupun bisa menang di laga pamungkas menghadapi Persita di Banten International Stadium, raihan poin maksimal Persis, yakni 31 poin, tak mungkin menyalip Madura yang telah mengemas 32 poin saat in.

Sedangkan jika bermain imbang lawan Dewa, asa Persis untuk bertahan di Super League masih ada, dengan syarat Madura menelan kekalahan saat dijmau PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2025) mendatang. Pasalnya, Persis unggul head to head atas Madura, setelah pada pertemuan pertama menang 2-1, dan di pertemuan kedua imbang 2-2, atau menang aggregat 4-3. Jika hal itu terjadi, Persis bisa bertahan di Super League, andai bisa menang di laga terakhir, sementara Madura menelan kekalahan. Sehinga nantinya kedua tim mengoleksi poin yang sama, yakni 32 poin, dan Persis yang berhak tertap berlaga di Super League musim depan, karena unggul head to head.

Menarik untuk disimak, siapa yang akan menyusul PSBS dan Semen Padang berlaga di divisi Championship musim depan, Persis atau Madura. Posisi mereka musim depan di Super League 2026-2027, nantinya akan digantikan oleh 3 tim promosi dari divisi Championship 2025-2026, yakni juara Garudayaksa, runner up PSS Sleman, dan peringkat 3 Adhyaksa FC.

Baca JugaJadwal dan Hasil Pertandingan Super League 2025-2026

 

Hasil Pertandingan Pekan 32 Super League 2025-2026

Jumat, 8 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Semen Padang 0-3 Persik Kediri

Pukul 19.00 WIB PSBS Biak 0-5 Dewa United

Sabtu, 9 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Arema FC 3-0 PSM Makassar

Pukul 19.00 WIB Persis Solo 0-0 Persebaya Surabaya

Minggu, 10 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Persija Jakarta 1-2 Persib Bandung.

Pukul 15.30 WIB Persita Tangerang 0-3 Persijap Jepara

Pukul 19.00 WIB PSIM Yogyakarta 2-0 Malut United

Senin, 11 Mei 2026

Pukul 19.00 WIB Bhayangkara FC 3-1 Madura United

Pukul 19.00 WIB Bali United 2-3 Borneo FC.

 

Jadwal Pertandingan Pekan 33 Super League 2025-2026

Jumat, 15 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Semen Padang vs Persebaya Surabaya

Pukul 19.00 WIB PSBS Biak vs Arema FC

Sabtu, 16 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Persik Kediri vs Persija Jakarta

Pukul 19.00 WIB Persis Solo vs Dewa United

Pukul 19.00 Wib Malut United vs Persita Tangerang.

Minggu, 17 Mei 2026

Pukul 15.30 WIB Bali United vs Bhayangkara FC

Pukul 19.00 WIB Persijap Jepara vs Borneo FC

Pukul 19.00 WIB PSIM Yogyakarta vs Madura United

Pukul 19.00 WIB PSM Makassar vs Persib Bandung. (den)