JuaraNews, Bandung – Kompetisi Super League 2025-2026 memasuki laga ketiga terakhir atau Pekan 32 yang dimulai Jumat (8/5/2026) hingga Senin (11/5/2026) mendatang.
Di pekan ke-32 ini, persaingan dalam perburuan gelar juara, semakin ketat dan memuncak. Satu laga yang sangat krusial memengaruhi komposisi kandidat juara Super League 2025-2026, yakni pertemuan pemuncak klasemen Persib Bandung menghadapi peringkat 3 Persija Jakarta. Laga super bigmatch ini akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) mulai pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Persib Bandung Dijagokan Juara Super League 2025-2026, Ini Hitung-hitungannya dalam 5 Laga Tersisa
Laga Hidup-mati Persija, Persaingan Persib dan Borneo Tetap Ketat
Laga bertajuk el-Classico Indonesia ini menjadi penting karena hasilnya bakal mengubah konstelasi calon juara musim ini. Persib saat ini masih memimpin klasemen dengan mengemas 72 poin, sama dengan peringkat 2 Borneo FC di peringkat 2. Sementara Persija mengoleksi 65 poin. Bagi Persija ini merupakan laga hidup-mati. Pasalnya, dengan sisa 3 laga, tim Macan Kemayoran wajib menyapu bersih poin, di samping berharap Persib dan Borneo menelan kekalahan di ketiga laga sisa.
Jika sampai kalah, maka peluang Persija untuk jadi juara otomatis tertutup. Karena dengan hanya menyisakan 2 laga nantinya, atau maksimal menambah 6 poin, Persija tak mungkin mengejar Persib atau Borneo yang telah mengemas 72 poin. Kesempatan untuk mengejar raihan Persib, terbuka pada laga el-Classico kali ini. Jika menang, maka Persija akan mengemas 68 poin, sedangkan Persib tetap di posisi 72 poin.
Namun kemenangan atas Persib, tidak menjamin peluang Persija juara tetap ada. Pasalnya, satu rival lainnya, yakni Borneo FC juga melakoni laga ke-32, dengan menghadapi Bali United yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayang Dipta, Gianyar Bali, Senin (11/5/2026) malam. Jika Borneo berhasil meraih 3 poin, maka Persija tetap tersingkir dari persaingan, kendati bisa mengalahkan Persib. Karena nantinya Borneo akan mengoleksi 75 poin, yang tak mungkin disalip Persija yang hanya bisa menambah 6 poin lain atau maksimal hanya finis dengan koleksi 74 poin.
Jika hasil tersebut yang terjadi maka persaingan memperebutkan trofi juara musim ini akan mengecurut pada Persib dan Borneo. Penentuan juara pun bisa jadi akan terjadi di laga pekan pamungkas pada 23 Mei mendatang.
Baca Juga: RESMI: Dibantai Persebaya 4-0, PSBS Biak Kembali Terdegradasi ke Championship League
Penentuan Nasib Persis Solo Bertahan atau Degradasi
Selain persaingan juara, yang tak kalah menarik, pekan ini akan menjadi penentuan bagi tim yang terdegradasi ke kompetisi Championship musim depan. Dua tim sudah dipastikan terdegradasi, yakni PSBS Biak yang hingga saat ini menempati posisi juru kunci dengan hanya mengoleksi 18 poin. Serta Semen Padang di peringkat 17 dengan koleksi 18 poin.
Pada Pekan 32 ini, kedua tim akan melakoni laga pada hari pertama, Jumat (8/5/2026). Semen Padang akan menjamu Persik Kediri di Stadion H Agus Salim, Padang, mulai pukul 15.30 WIB, sekaligus menjadi laga pembuka pekan ini. Sedangkan PSBS menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung, Bantul, mulai pukul 19.00 WIB.
Posisi kedua tim degradasi tersebut musim depan akan digantikan oleh finalis Championship 2025-2026, yakni juara Grup A Garudayaksa FC dan juara Grup B PSS Sleman. Kedua tim promosi tersebut dijadwalkan akan melakoni partai grandfinal untuk memperebutkangelar gelar juara Championship musim ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman DIY, Sabtu (9/5/2026) malam.
Posisi Persis sendiri saat ini berada di ujung tanduk. Dengan menempati peringkat 16 dengan koleksi 27 poin, Persis wajib menang saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026) malam, jika ingin tetap memelihara peluang bertahan di Super League musim depan. Jika sampai kalah, dan di laga lain, 2 pesaingnya, Persijap Jepada dan Madura United yang menempati peringkat 15 dan 14, meraih kemenangan, maka tim Laskar Sambernyawa otomatis terdegrasi.
Pasalnya, Persijap dan Madura yang saat ini mengoleksi 31 dan 32 poin, jika berhasil menang, maka koleksi poinnya menjadi 34 dan 35. Jika itu terjadi, maka tak mungkin lagi Persis bisa menyalipnya, karena dengan 2 laga tersisa nantinya, Laskas Sambernyawa hanya maksimal bisa mengumpulkan maksimal 33 poin. Pada Pekan 32 ini, Persijap dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadion, Serang, Minggu (10/5/2026) sore. Sementara Madura dijamu Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026) malam.
Baca Juga: Antusias Hadapi Persija, Andrew Jung Bertekad Menangkan Semua Laga Sisa
Persis sendiri, jika berhasil mengalahkan Persebaya, bukan berarti aman sepenuhnya dari ancaman degradasi. Jika meraih 3 poin, Persis akan mengoleksi 30 poin, dan di laga lain, Persijap dan Madura kalah dari lawan-lawannya, maka persaingan akan menjadi ketat, karena perbedaan poin ketiga tim tersebut hanya berbeda 1 poin, yakni Persis 30, Persijap 31, dan Madura 32 poin.
Namun jika Persijap dan Madura menang, situasi akan kembali menjadi sulit bagi Persis. Karena nasibnya akan ditentukan pada Pekan 33. Jika Persijap dan Madura kembali meraih kemenangan pekan depan, maka Persis bakal terdegradasi, apapun hasil yang diraih Persis nantinya di Pekan 33. Karena jika itu terjadi, maka Persijap dan Madura akan mengoleksi 37 dan 38 poin, yang sudah tak mungkin disalip Persis, kendati bisa menang di 3 laga sisa yang hanya mampu mengoleksi maksimal 36 poin.
Jika benar-benar terdegradasi, maka tempatnya di Super League musim depan, akan digantikan oleh peringkat 3 Championship musim ini, yang akan diperebutkan Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC. Laga play-off promosi yang mempertemukan runner-up Grup A dan B tersebut, akan digelar di Stadion Manguwuharjo, Sleman DIY, Jumat (8/5/2026) sore ini.
Baca Juga: Padati GBLA Jelang Lawan Persija, Umuh Muchtar Sebut Bobotoh Tenaga ke-12 Persib
Laga tanpa Beban tim Medioker
Sementara itu, di luar persaingan perebutan juara dan tim degradasi, pertandingan di antara tim medioker yang berada di papan tengah plus sebagai tim papan atas dan bawah, akan berjalan datar tanpa beban. Karena posisi tim-tim tersebut sudah tidak mungkin bersaing mengejar trofi juara, dan di sisi lain mereka pun terbebas dari ancaman degradasi.
Dua laga lainnya yang akan digelar yakni pertemuan antara PSIM Yogyakarta menjamu Malut United di Stadion Sultan Agung, Minggu (10/5/2026) malam, dan laga Arema FC menghadapi PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026) sore. Satu-satunya tim yang mempunyai beban lebih berat, yakni PSM Makassar yang saat ini menempati peringkat 13 dengan koleksi 34 poin.
Secara hitungan matematis, sebenarnya posisinya masih bisa disalip oleh Persis yang mengemas 27 poin. Namun dalam realitanya, agak sulit bagi Persis untuk menyapu bersih 3 laga sisa, sehingga bisa menyalip PSM. Tim Juku Eja sendiri, hanya butuh 1 kemenangan lagi atau minimal 2 poin, untuk benar-benar memastikan terbebas dari ancaman degradasi.
Baca Juga: Jadwal dan Hasil Pertandingan Super League 2025-2026
Hasil Pertandingan Pekan 31
Sabtu, 2 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Persebaya Surabaya 4-0 PSBS Biak
Pukul 19.00 WIB Malut United 5-2 Persis Solo
Minggu, 3 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Persik Kediri 3-2 Arema FC
Pukul 19.00 WIB Dewa United 1-0 Semen Padang.
Senin, 4 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB PSM Makassar 2-1 Bhayangkara FC
Pukul 15.30 WIB Persib Bandung 1-0 PSIM Yogyakarta
Pukul 19.00 WIB Persijap Jepara 0-2 Persija Jakarta
Selasa, 5 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Madura United 2-0 Bali United
Pukul 19.00 WIB Borneo FC 2-0 Persita Tangerang.
Jadwal Pertandingan Pekan 32
Jumat, 8 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Semen Padang vs Persik Kediri
Pukul 19.00 WIB PSBS Biak vs Dewa United
Sabtu, 9 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Arema FC vs PSM Makassar
Pukul 19.00 WIB Persis Solo vs Persebaya Surabaya
Minggu, 10 Mei 2026
Pukul 15.30 WIB Persija Jakarta vs Persib Bandung.
Pukul 15.30 WIB Persita Tangerang vs Persijap Jepara
Pukul 19.00 WIB PSIM Yogyakarta vs Malut United
Senin, 11 Mei 2026
Pukul 19.00 WIB Bhayangkara FC vs Madura United
Pukul 19.00 WIB Bali United vs Borneo FC. (den)







