banner 500x188

Ratnawati Dorong Sinergi Akademisi dan Industri Kreatif Bangun Ekosistem Startup di Jabar

Hj. Ratnawati mendorong kolaborasi akademisi, industri kreatif, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem startup.
Hj. Ratnawati menerima cendera mata pada kegiatan ASTA – One Minute Startup Challenge 2026 di Universitas Muhammadiyah Cirebon, Jumat (30/10/2026).

JuaraNews, Cirebon – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, mendorong penguatan kolaborasi antara kalangan akademisi, pelaku industri kreatif, dan pemerintah dalam membangun ekosistem startup yang tangguh dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Ratnawati saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan ASTA (Aktivasi Startup Indonesia) One Minute Startup Challenge 2026 di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Kampus 2, Jumat (30/10/2026).

Dalam sambutannya, Ratnawati menilai kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk mendorong lahirnya inovator muda yang mampu mengembangkan ide kreatif menjadi peluang usaha berbasis teknologi digital.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi inovatif, sementara dukungan pemerintah dan industri kreatif diperlukan agar gagasan tersebut dapat berkembang menjadi bisnis yang memiliki nilai ekonomi.

“Ekosistem startup yang kuat tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi antara akademisi, pelaku industri kreatif, dan pemerintah agar ide-ide inovatif generasi muda bisa berkembang menjadi usaha yang produktif dan berdaya saing,” ujar Ratnawati.

Baca Juga: Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi di Indonesia

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai ASTA – One Minute Startup Challenge 2026 menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus keberanian menawarkan gagasan bisnis digital.

Ratnawati berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebatas kompetisi, tetapi mampu melahirkan inovator dan wirausaha muda yang siap berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi kreatif dan digital Indonesia.

“Anak-anak muda harus berani tampil, berinovasi, dan mengembangkan gagasan terbaiknya. Kita perlu memberikan ruang dan dukungan agar kreativitas mereka tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga semangat sportivitas, kreativitas, dan inovasi dalam membangun masa depan ekonomi digital.

“Mari kita kawal bersama semangat sportivitas dan kreativitas tanpa batas ini. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, kita optimistis generasi muda mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya. (dsp)