banner 500x188

Saeful Bachri Dorong Kesejahteraan Petani 

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat terus memperkuat pengawasan program penanganan stunting berbasis ketahanan pangan keluarga.
Anggota Komisi II DPRD Jabar, Saeful Bachri. (Foto:Istimewa)

JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri menyoroti kesejahteraan petani di Jawa Barat. Maka dari itu, katanya di momentum Hari Tani Nasional 2026, para petani perlu diperhatikan oleh pemerintah, minimal memperoleh pendapatan dan keuntungan yang layak.

Menurut Saeful, petani membutuhkan kepastian dalam menjalankan usaha tani, mulai dari ketersediaan pupuk dan benih berkualitas, air dan irigasi, perlindungan lahan pertanian, akses pembiayaan, teknologi, hingga kepastian pasar dan harga.

Baca Juga:Hari Tani Nasional 2026, DPRD Jabar Dorong Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Desa

“Jangan sampai petani diminta terus meningkatkan produksi, tetapi ketika panen tiba justru menghadapi harga yang jatuh,” ujar Saeful Bachri dalam pernyataannya memperingati Hari Tani Nasional 2026.

Legislator Demokrat ini menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah karena biaya produksi pertanian, seperti pupuk, benih, tenaga kerja dan sarana produksi lainnya, terus menjadi tantangan bagi petani.

Saeful yang juga merupakan anggota Komisi II DPRD Jabar ini mendorong pemerintah pusat, Pemprov Jabar, serta pemerintah kabupaten dan kota membangun kebijakan pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:Tani Merdeka Indonesia Jabar Somasi Kadistan Indramayu, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Menurutnya, intervensi pemerintah tidak boleh berhenti pada tahap produksi. Dukungan juga diperlukan pada sektor pascapanen, pengolahan, distribusi, akses pasar, hilirisasi hingga peningkatan nilai tambah produk pertanian.

Ia juga mendorong penguatan kelembagaan petani, koperasi, BUMDes dan UMKM pangan agar nilai tambah dari produk pertanian dapat lebih banyak dinikmati petani dan masyarakat di wilayah produksi.

Baca Juga:Soroti Jalan Tani dan Krisis Air, Hj Ratnawati Serap Aspirasi Warga Desa Wanayasa

“Ukuran keberhasilan pembangunan pertanian harus sampai pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” katanya. (*)