JuaraNews, Bandung – Tim Persib Bandung memastikan gelar juara Super League 2025-2026, setelah pada laga pamungkas di Pekan 34, bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).
Dengan tambahan 1 poin, Maung Bandung mengakhiri kompetisi dengen mengemas 79 poin. Raihan poin Persib sebenarnya sama Borneo FC yang menempati peringkat 2. Poin Borneo menjadi 79, setelah pada laga pamungkas yang digelar secara bersamaan, membantai Malut United 7-1 di Stadion Segiri, Samarinda.
Gelar ketiga secara beruntun atau hattrick juara ini langsung disambut suka cita lebih dari 30 ribu Bobotoh yang memadati Stadion GBLA. Prosesi penasbihan Persib sebagai kampiun Super League musim ini pun berlangsung meriah. Piala Presiden yang menjadi supermasi tertinggi sepak bola Indonesia, secara resmi diserahkan Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali kepada kapten tim Persib Marc Anthony Klok.
Awardning ceremony pun dilanjutkan dengan perayaan juara di tengah lapangan yang diikuti seluruh pemain dan ofisial. Perayaan hattrick juara kali ini pun berlangsung meriah, namun berjalan tertib yang diikuti dari awal hingga akhir.
Selain meraih gelar juara, sejumlah anggota tim Maung Bandung mendapatkan penghargaan individual. Yang paling spesial tentunya terpilihnya kembali Pelatih Bojan Hodak sebagai Best Coach atau Pelatih Terbaik. Tiga pemain Maung Bandung terpilih masuk The Best Eleven Super League 2025-2026. Ketiganya yakni Beckham Putra, Federico Barba, dan Thom Haye.
Sedangkan untuk pemain terbaik diraih Mariano Peralta (Borneo FC). Untuk pemain muda terbaik diraih Dony Tri Pamungkas (Persija). Lalu kiper terbaik milik Nadeo Argawinata (Borneo), Top skorer diraih David da Silva (Malut), dan gol terbaik diraih Muhammad Iqbal (PSIM). Sementara gelar tim fair play diberikan kepada Borneo yang juga runner-up Super League musim ini. (den)







