JuaraNews, Bandung – PSSI Provinsi Jawa Barat (Jabar) resmi meluncurkan Festival sepakbola bertajuk ‘Liga Jabar Istimewa 2026’ di Aula PSSI Provinsi Jabar, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (3/4/2026).
Peluncuran Liga Jabar Istimewa 2026 ini ditandai dengan potong tumpeng dan pengibaran bendera dan disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa Karya Guna, Sekdispora Jabar, Gilang Sailendra, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Jabar, Vivin Cahyani.
Plt Ketua Umum PSSI Jabar, Vivin Cahyani, mengatakan Liga Jabar Istimewa 2026 ini salah satu progam pembinaan dari PSSI Jabar.
Vivin menuturkan, antusias peserta untuk mengikuti Liga Jabar Istimewa 2026 sangat besar, hal itu terlihat dari banyaknya pendaftar.
“Animonya yang sangat luar biasa, tadinya kita cuma mau bikin tingkap provinsi,” katanya.
Baca Juga: PSSI Jabar Genjot Program Lisensi Pelatih dan Satu Anak Satu Bola
“Tapi dengan animo yang sedemikian besar, kita akhirnya ada grup fasenya ke regional dulu. Jadi ada tahapan-tahapannya sebelum masuk ke provinsi,” jelasnya.
Perbaiki Tata Kelola Kompetisi Usia Dini
Direktur Kompetisi PSSI Jabar, Juandi, menjelaskan dalam Liga Jabar Istimewa 2026 ada empat kelompok umur yang akan bertanding.
“Ini sebetulnya lebih ke tugas kita sebagai pembina sesuai dengan Inpres percepatan sepak bola. Nah, berawal dari kita 10-12, 14 dan 19 tahun,” ucapnya.
“Bahkan kan sekarang 10, 12 dan kelanjutannya akan masuk ke Piala Presiden,” jelasnya.
Liga Jabar Istimewa 2026 akan diselenggarakan di seluruh Kabupaten/Kota dengan operatornya PSSI di Kabupaten/Kota sebanyak 27 Kabupaten/Kota.
Baca Juga: Ini Jadwal Pertandingan Pekan 26 Super League 2025-2026
“Kalau dari sisi kesiapan ini sudah berjalan 2 ke 3 bulan dari sisi persiapan insya Allah. Bahkan di akhir April itu sudah kabupaten kota sudah mulai kick off,” ungkapnya.
Menurutnya, selain untuk pembinaan pihaknya juga ingin memperbaiki tata kelola kompetisi usia dini.
Lantaran sejauh ini penyelenggaraan kompetisi di tingkat kabupaten/kota masih berjalan secara mandiri dengan regulasi yang berbeda-beda.
“Nah sekarang dengan title yang sama Liga Jabar Istimewa, kita memperbaiki tata kelola kompetisi. Jadi kita mulai perbaiki, dari mulai kompetisi-kompetisi grassroot,” ujarnya.
“Jadi diharapkan dengan adanya Liga Jabar Istimewa hari ini bisa memperbaiki tata kelola kompetisi,” jelasnya.
Liga Jabar Istimewa 2026 rencananya akan berlangsung selama dua bulan April sampai Mei, kemudian dilanjutkan di tingkat provinsi Juni mendatang.






