JuaraNews, Bandung – Timnas Indonesia bakal melakoni laga penting menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) mulai pukul 20.00 WIB.
Laga internasional resmi pertama pada 2026 tersebut, menjadi penting bagi kedua timnas sejak terakhir tampil kualifikasi Piala Dunia 2026. Perburuan trofi juara FIFA Series 2026 ini pun bakal menjadi pembuktian kualitas tim masing-masing, sekaligus pelipur lara kegagalan mereka di kualifikasi Piala Dunia.
Diketahui kedua tim gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Timnas Indonesia gagal lolos setelah tersingkir di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Indonesia hanya menempati peringkat 3 di Grup B Putaran 4, kalah oleh Arab Saudi dan Irak. Arab dipastikan lolos langsung ke putaran final, sementara Irak harus melalui babak play-off kualifikasi menghadapi Bolivia, Rabu (1/4/2026) mendatang.
Sementara itu Bulgaria tersingkir setelah hanya finis di peringkat 4 Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Bulgaria kalah bersaing dengan Spanyol, Turki, dan Georgia. Spanyol akhirnya lolos otomatis ke putaran final, sedangkan Turki harus melewati babak play-off. Setelah menang 1-0 atas Rumania di semifinal, Turki akan menghadapi Kosovo, Rabu 01/4/2026). Sedangkan Bulgaria dan Georgia, tersingkir.
Tim Merah Putih di bawah asuhan Pelatih anyar John Herdman pun mendapat tantangan cukup berat, menghadapi tim sekuat Bulgaria yang menempati peringkat 87 FIFA. Sementara Indonesia menempati peringkat 122 FIFA, atau terpaut 35 tingkat. Kendati pada semifinal, Indonesia menang besar 4-0 atas St Kitts & Navis, namun Bulgaria lebih moncer dengan membatas Kepulauan Solomon 10-2
Baca Juga: Usai Cetak Gol Perdana bagi Timnas Indonesia, Beckham Putra Langsung Fokus Hadapi Bulgaria

Indonesia Waspadai Bulgaria sejak Menit Awal
Coach John Herdman pun mengeluarkan peringatan keras anak-anal asuhnya bahwa 15 menit pertama akan menjadi kunci utama untuk meruntuhkan organisasi Bulgaria. Menurut Herdman kemenangan besar atas St Kitts & Navis bukan jaminan timnya bisa mengalahkan Bulgaria.
“Ya, saya rasa setiap tim itu berbeda. Menurut saya Saint Kitts and Nevis adalah tim yang sangat kacau (tidak teratur) dan Anda tidak selalu bisa menjamin struktur apa atau sistem apa yang akan mereka mainkan,” ujar Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Senayan, Minggu (29/3/2026).
“Dan terkadang, Anda bisa ikut terseret ke dalam kekacauan itu,” ucapnya.
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut mengakui pasukannya telah tampil disiplin dalam laga semifinal, Jumat (27/3/2026) tersebut. “Saya rasa tim kami sangat disiplin. Kami memainkan gaya permainan yang sangat disiplin untuk memastikan kami tidak terjebak dalam transisi,” kata John Herdman.
Namun melawan Bulgaria, menurutnya, bakal berbeda. Karena Bulgaria memiliki banyak pemain yang lebih besar dan lebih kuat. Ia menilai pemain Bulgaria memiliki gaya permainan yang sangat terorganisir dengan baik.
“Bulgaria berbeda. Mereka secara fisik adalah atlet yang lebih besar dan lebih kuat. Mereka sangat terorganisir dengan baik, dan transisi mereka jauh lebih teratur serta lebih cepat,” ungkap Herdman.
Karena itu, menghadapi kualitas pemain Bulgaria, Herdman menekan para pemainnya harus konsentrasi penuh sejak awal laga. Baginya, melewati 15 menit pertama tanpa celah adalah harga mati bagi Timnas Indonesia jika meraih kemenangan.
“Jadi bagi kami, persiapannya adalah yang pertama, kami harus memulai pertandingan dengan lebih kuat daripada saat melawan Saint Kitts. Saya rasa saya sudah mengatakannya pada konferensi pers terakhir saya. Jika kami memulai selambat saat melawan Saint Kitts, kami akan dihukum. Dan melawan tim-tim seperti ini, tidak ada jalan untuk kembali,” paparnya.
Menurutnya, 1 detik saja kehilangan fokus di awal pertandingan bisa berakibat fatal. Melawan tim sekelas Bulgaria yang punya fisik kuat dan transisi rapi, pasukannya dituntut bermain sempurna sejak menit awal hingga akhir. Serta tidak mengulang kesalahan dengan memulai pertandingan secara lambat nantinya.
“Anda tahu, tim seperti Bulgaria, jika mereka mencetak gol lebih awal, mereka tahu cara menutup pertandingan (mempertahankan keunggulan),” tegas John Herdman.
“Jadi, kami harus benar-benar profesional di 10-15 menit pertama, lalu membiarkan kondisi lapangan, dukungan penggemar, kepercayaan diri, dan semangat kami menyatu, dan Anda tahu, mudah-mudahan kami bisa meraih kemenangan pertama melawan lawan dari Eropa dalam sejarah kami,” pungkasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Panggil 41 Pemain untuk Ikuti FIFA Series 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Laga Spesial bagi Aleksandar Dimitrov
Dari kubu Timnas Bulgaria, Pelatih Aleksandar Dimitrov mengatakan laga melawan Indonesia, sangat spesial baginya. Pasalnya, Dimitrov pernah bermain di Indonesia, bahkan menjadi asisten Timnas Indonesia.
“Bagi saya, pertandingan melawan Indonesia sangat spesial, karena seperti yang anda tahu, saya pernah bermain di sini dan juga menjadi asisten pelatih tim nasional Indonesia. Saya memiliki banyak kenangan indah, jadi laga ini sangat berarti bagi saya,” kata Dimitrov kepada wartawan di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Dimitrov pernah berkarier di Indonesia selama 3 tahun sebagai pemain, dengan memperkuat Persija Jakarta, Persegres Gresik United, dan Persipura Jayapura. Selesai menjadi pemain, dia sempat menjadi pelatih, sebagai asisten pelatih di Persipura Jayapura dan juga timnas Indonesia era pelatih Ivan Kolev dan Benny Dollo.
Soal laga nanti, meski timnya di atas kertas unggul secara kualitas karena berperingkat lebih tinggi, Dimitrov tidak memandang remeh lawan. Menurutnya, apapun bisa terjadi dalam sepak bola. Karena itu, ia akan mempelajari betul kekuatan dan kelemahan Indonesia. Terlebih, era baru tim Garuda bersama John Herdman menurutnya juga membawa hal positif.
“Ini adalah pertandingan kedua bagi John Herdman. Saya melihat banyak hal positif dalam permainan Indonesia dibandingkan laga sebelumnya melawan Irak dan Arab Saudi,” kata Dimitrov.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Irak: Laga Hidup-Mati Menuju Piala Dunia 2026
Head to Head
4 Februari 1973 Persahabatan Indonesia 0-4 Bulgaria
5 Laga Terakhir Indonesia
27 Maret 2026 FIFA Series 2026 Indonesia 4-0 St Kitts & Nevis
12 Oktober 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Irak 1-0 Indonesia
9 Oktober 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia 2-3 Arab Saudi
8 September 2025 Uji Coba Indonesia 0-0 Lebanon
5 September 2025 Uji Coba Indonesia 6-0 Taiwan
5 Laga Terakhir Bulgaria
27 Maret 2026 FIFA Series 2026 Kepulauan Solomon 2-10 Bulgaria
19 November 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulgaria 2-1 Georgia
16 November 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Turki 2-0 Bulgaria
15 Oktober 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Spanyol 4-0 Bulgaria
12 Oktober 2025 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulgaria 1-6 Turki
Baca Juga: Peluang Belum Tertutup, Timnas Indonesia Maksimalkan Laga lawan Irak
Perkiraan Susunan Pemain
Indonesia (3-4-3)
1-Emil Audero. 3-Jay Idzes (C), 5-Rizky Ridho, 20- lkan Baggott. 2-Kevin Diks, 4-Jordi Amat Mass, 16-Dony Pamungkas, 17-Calvin Verdonk. 7-Beckham Putra Nugraha, 9-Ramadhan Sananta, 10-Ole ter Haar Romeny.
Cadangan: 12-Maarten Paes, 24-Cahya Supriadi (GK), 25-Nadeo Argawinata. 6-Sandy Walsh, 23-Justin Hubner, 8-Yakob Sayuri. 14-Joey Pelupessy, 18-Ivar Jenner, 22-Nathan Tjoe-A-On. 11-Ragnar Oratmangoen, 13-Mauro Zijlstra, 15-Eliano Reijnders, Jens Revan
Pelatih: John Herdman
Bulgaria (4-3-3)
12-Daniel Naumov. 6-Hristiyan Petrov, 3-Emil Tsenov, 5-Teodor Ivanov, 19-Ivan Turitsov. 25-Dominik Yankov, 8-Andrian Kraev, 14-Filip Krastev. 10-Zdravko Dimitrov, 26-Tonislav Yordanov, 16-Marin Petkov
Cadangan: 1-Dimitar Mitov, 23-Martin Velichkov. 2-Rosen Bozhinov, 15-Petko Hristov, 20-Martin Georgiev, 21-Dimitar Velkovski. 13-Berk Beyhan, 22-Kristiyan Stoyanov, 17-Martin Minchev, 11-Nikola Iliev. 18-Kristiyan Balov, 7-Georgi Rusev, 9-Vladimir Nikolov
Pelatih: Aleksandar Dimitrov. (den)







