JuaraNews, Bandung – Buntut viral nya video pasien BPJS yang meninggal dunia lantaran dugaan lambatnya penanganan, mendapat sorotan dari Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Pasien yang diketahui bernama Ulfa Yulia Lestari, adalah warga Kabupaten Bandung Barat, meninggal setelah dirawat di rumah sakit di Kota Cimahi.
“Saya sudah bertemu dengan Direktur Rumah Sakit. Minggu depan akan dilakukan evaluasi terhadap manajemen pelayanan,” ungkap Wali Kota Cimahi, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga: Viral! Pasien BPJS Meninggal di RSUD Cibabat, Netizen Soroti Lambannya Penanganan
Instruksikan Dinkes dan Inspektorat
Ngatiyana juga menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Cibabat, dan Inspektorat Kota Cimahi untuk melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut.
Jika ditemukan pelanggaran prosedur medis, pemkot Cimahi akan memberi sanksi tegas.
Transparansi dan Kesetaraan
Meski laporan awal menyatakan penanganan dilakukan sesuai prosedur, Ngatiyana menegaskan pentingnya transparansi dan komitmen pelayanan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk pengguna BPJS.
Ngatiyana juga meminta RSUD Cibabat mengaktifkan kembali peran Dewan Pengawas untuk evaluasi kinerja rumah sakit.
Baca Juga: RSUD Cibabat Buka Suara soal Video Viral Pasien BPJS Meninggal Dunia
Sebelumnya, video berdurasi 1 menit 30 detik viral dan menyebar luas di media sosial (Medsos) pada Sabtu 29 Juni 2025.
Dalam rekaman video terlihat pasien tengah ditangani tenaga medis dengan latar suara suami yang menangis dan menyebut dugaan diskriminasi layanan terhadap pasien BPJS. (dsp)






