JuaraNews, Bandung – Akademi Persib Putri U-15 berhasil kembali ke puncak klasemen pada pekan ke-11 Hydroplus Soccer League 2025/2026, setelah menaklukkan Saswco Mojang.
Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Sabtu (14/2/2026), Akademi Persib Putri meraih kemenangan dengan skor 3-0.
Tiga gol Akademi Persib Putri pada pertandingan kali ini dicetak oleh Annora Okalina Setyo (7′, 37′) dan Sitti Sahra Balqis (13′).
Berkat kemenangan atas Saswco Mojang, Akademi Persib Putri kembali naik ke puncak klasemen dengan mengumpulkan 29 poin menggeser Mojang Priangan.
Setelah pertandingan, Pelatih Akademi Persib Putri, Naftalia Nurayalza, mengaku puas dengan penampilan pasukannya.
Baca Juga: Akademi Persib Putri U-15 Kokoh di Puncak Klasemen Hydroplus Soccer League
“Saya merasa cukup puas, sangat puas. Karena anak-anak juga main tetap 100 persen mereka mengeluarkan tenaga, energinya. Mereka bermain dengan hati,” ungkapnya.
Naftalia Nurayalza juga menilai pasukannya bisa memanfaatkan peluang di depan gawang, sehingga tiga gol bisa tercipta.
“Bersyukurnya di pertandingan hari ini anak-anak bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada dan menjadikan sebuah gol,” ungkapnya.
Perjuangan Masih Panjang
Pada kesempatan tersebut, Naftalia Nurayalza, menegaskan tidak cepat puas dengan hasil dan posisi timnya di puncak klasemen.
Menurutnya, perjuangan di Hydroplus Soccer League 2025/2026 masih panjang, sehingga anak asuhnya harus tetap berjuang hingga akhir.
Baca Juga: Pelatih Persib Putri Bicara Persaingan di Hydroplus Soccer League 2025/2026
“Ya, tetap bersyukur. Kita tetap dari awal tidak memandang dulu kita puncak klasemen atau klasemen terbawah ataupun kita masih ada di tengah, urutan tengah. Kita tetap fokus,” ujarnya.
Selain menjadi pemuncak klasemen, Akademi Persib Putri juga belum terkalahkan di Hydroplus Soccer League 2025/2026.
Menurutnya, untuk mempertahankan posisi puncak dan menjaga tren positif merupakan tantangan berat bagi tim pelatih.
Meski begitu, pihak kembali mengingatkan anak asuhnya untuk fokus dan bekerja keras, lantaran Hydroplus Soccer League 2025/2026 masih panjang.
“Sebetulnya beban itu untuk kami para pelatih ya, karena yang sulit itu memang mempertahankan daripada memperjuangkan ya,” ujarnya.
“Untuk pemain kita tetap, kalau kata pemain, ilmu padi, tidak boleh angkuh, tidak boleh tinggi hati. Semua tim itu punya pemain atau tim yang kuat, jadi kita tidak boleh meremehkan,” tegasnya.







