banner 500x188

Persib Cetak Sejarah Tiga Kali Juara Beruntun, Umuh Muchtar Gelar Syukuran

JuaraNews, Sumedang – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menggelar acara syukuran usai skuad Maung Bandung memastikan diri meraih gelar juara kompetisi Super League 2025/2026.

Syukuran Persib Juara tersebut berlangsung di lapangan yang berada dekat kediamannya di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (25/5/2026) dan dihadiri ribuan Bobotoh.

Umuh Muchtar mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan Persib Bandung meraih prestasi di kompetisi musim ini.

Apalagi, keberhasilan ini membuat skuad Maung Bandung mencatat sejarah meraih gelar juara dalam tiga musim secara beruntun.

Baca Juga: SAH, Persib Bandung Juara Super League 2025-2026

“Ada hiburan dan ada mancing ikan juga dua ton, ada hiburan kecil juga lah ini ada hiburan di sana ada ribuan orang di sana,” kata Umuh Muchtar.

Skuad Persib sebelumnya dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Namun setelah makan siang, mereka memutuskan untuk tidak datang ke lokasi acara.

Keputusan tersebut menurut Umuh Muchtar berkaitan dengan kondisi pemain usai mengikuti konvoi juara, Minggu (24/5/2026).

Dalam kegiatan konvoi tersebut, terjadi beberapa insiden yang membuat para pemain mengalami trauma.

Baca Juga: PERSIB BANDUNG VS PERSIJAP JEPARA: Tuntaskan Misi Hattrick Juara Super League

“Tidak sesuai rencana karena pemain tadinya habis makan mau ke sini langsung ke lapangan, tapi pemain kemarin trauma kejadian di Bandung ada yang hilang HP, ada juga tangan ini ada kecakar juga banyak luka begini yah sama ibu-ibu atau perempuan sampai berdarah lah ada kena cakaran,” ujarnya.

“Jadi mereka ketakutan padahal di sini bisa aman tapi ini dari mereka lah yang baiknya. Setelah makan ini mereka kembali jadi tidak bisa ikut ke sini karena trauma,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini, menyampaikan permohonan maaf karena tim Persib batal hadir.

“Saya maaf Bobotoh, ini maaf tidak diperkirakan yah di luar perkiraan para pemain, tapi masa saya tahan takutnya mereka lebih trauma,” pungkasnya.