JuaraNews, Bandung – Bakal Calon Ketua Umum KONI Jawa Barat periode 2026-2030, Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo, mendapat dukungan dari sejumlah tokoh menjelang pelaksanaan Musorprov KONI Jawa Barat.
Dukungan kepada Dwi Jati di antaranya datang dari Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. Selain itu, Manajer Persib Bandung sekaligus Penasehat KONI Jawa Barat, Umuh Muchtar, juga disebut memberikan dukungan terhadap pencalonannya.
Hal itu disampaikan Dwi Jati kepada awak media, Minggu (20/9/2026), setelah menjenguk Umuh Muchtar yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit di Jakarta.
Dwi Jati sengaja ke Jakarta untuk menjenguk pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut, lantaran ia memiliki hubungan dekat dengan Umuh yang telah dikenalnya sejak pertama kali berdinas di Bandung.
Baca Juga: KONI Jabar Gelar Rakerprov, Bahas Musorprov hingga Persiapan Porprov
“Saya kenal beliau sejak saya pertama kali berdinas di Bandung menjadi Dandim 0618/BS Kota Bandug tahun 2007,” kata Dwi Jati.
Umuh Muchtar sudah dianggap seprti orang tua sendiri, sehingga saat mendengar kabar Mamajer Persib sakit, ia langsung bertolak ke Jakarta untuk menjenguknya.
“Bagaimana hati saya tidak tergerak. Beliau sudah saya anggap sebagai orang tua saya. Begitu mendengar informasi beliau sakit, saya langsung berangkat ke Jakarta mungkin sekitar jam satuan saya sampai ke Rumah sakit Siloams Kebon Jeruk Jakarta Barat,” ungkapnya.
Dwi Jati menuturkan, setibanya di rumah saki ia langsung menemui dan merangkul serta memberikan motivasi dan doa untuk kesembuhan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini.
Baca Juga: KONI dan Dispora Jawa Barat Apresiasi Kejuaraan West Java Open 2026
“Kewajiban sebagai anak untuk selalu mendoakan orang tua. Menengok di saat beliau sakit. Memberi motivasi untuk kesembuhan beliau. Saya lihat beliau kecapean karena hari-harinya habis dengan Persib,” ungkap mantan Ketua Umum Hoki Jabar ini.
Di tengah persiapan menuju Musorprov KONI Jabar, Dwi Jati juga mengungkap respons Umuh terkait pencalonannya. Menurutnya, Pak Haji telah mengetahui langkahnya untuk maju sebagai Balon Ketua Umum KONI Jawa Barat dan memberikan dukungan.
“Alhamdulillah beliau sudah tahu. Beliau mensupport sepenuhnya. Beliau tahu saya mencalonkan untuk menjadi Ketua Umum KONI Jabar,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Dwi Jati menegaskan dirinya tidak ingin pencalonan tersebut hanya berorientasi pada perebutan posisi Ketua Umum KONI Jabar.
Dwi Jati mengaku terus membangun komunikasi dengan para ketua cabor untuk membahas masa depan olahraga prestasi Jawa Barat.
“Untuk persiapan tetap mengalir seperti sebelumnya. Saya selalu menjaga silaturahmi dengan para Ketua Ketua Cabor. Kita berdiskusi tentang program -program pembinaan olahraga prestasi ke depan,” katanya.
“Jadi saya bukan hanya sekedar mencalonkan. Tapi tentunya juga harus berkomunikasi dengan pengurus Cabor. Mendengarkan hal-hal baik yang orientasinya untuk membangun KONI Jabar lebih baik ke depannya,” jelasnya.
Dwi Jati juga mengungkap komunikasi yang telah dilakukan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Menurutnya, Wagub merupakan salah satu tokoh yang sejak awal sudah mengetahui rencana pencalonannya sebagai Ketua Umum KONI Jabar.
“Pak Wagub tahu sejak awal. Beliau sudah mengetahui pencalonan saya. Beliaulah orang pertama yang saya temui dan diskusi tentang pencalonan saya sebagai Ketua Koni Jabar,” ujarnya.
Menurutnya, Erwan mendukung langkahnya dalam pencalonan ini. Bahkan, saat bertemu di rumah sakit Wagub Jabar ini masih sempat menanyakan perkembangan pencalonannya.
“Alhamdulillah beliau juga sangat mensupport. Bahkan saat konsen menengok Pak Haji Umuh, beliau masih sempat menanyakan pencalonan saya,” ungkap Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat.
Dengan komunikasi yang terus dilakukan bersama pengurus cabor dan para tokoh serta dukungan dari sejumlah tokoh seperti Gubernur Jabar, Wagub Jabar serta Umuh Muchtar, Dwi Jati kini bersiap menghadapi tahapan Musorprov KONI Jawa Barat.







