banner 500x188

Demokrat Jabar Matangkan Strategi, Herman Khaeron: Target Besar Menuju 2029 Harus Disiapkan dari Sekarang

Demokrat gelar workshop dan bimtek di Jabar perkuat kapasitas kader, khususnya anggota DPRD, sebagai bagian dari pematangan strategi politik.

JuaraNews, Bandung – Partai Demokrat terus mematangkan langkah strategis menghadapi dinamika politik ke depan. Melalui workshop dan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Jawa Barat, penguatan kapasitas kader khususnya anggota DPRD menjadi fokus utama.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus Anggota DPR RI, Herman Khaeron, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial.

Workshop ini dirancang untuk memperkuat tata kelola demokrasi agar tetap ajeg dan berjalan baik, sekaligus mempersiapkan strategi jangka panjang menuju 2029.

Baca Juga: Sekjen Partai Demokrat Berikan Bantuan Bencana Longsor Bandung Barat

“Ini bukan kegiatan formalitas. Targetnya jelas, bagaimana Demokrat menyiapkan strategi dan cara untuk menghadapi 2029. Narasumbernya juga beragam, termasuk dari pihak eksternal,” tegasnya.

Menurut Herman, peningkatan kapasitas kader DPRD sangat vital. Sebab, mereka merupakan pengambil kebijakan di daerah sekaligus representasi partai yang langsung berhadapan dengan masyarakat.

“Ada tiga hal penting. Pertama, mereka bagian dari pengambil kebijakan. Kedua, mereka akan dimintai pandangan dan pendapat yang bisa berujung pada kebijakan bersama pemerintah. Ketiga, yang paling penting adalah membangun kepercayaan rakyat bahwa Demokrat mampu melahirkan solusi atas problematika masyarakat dan bangsa,” paparnya, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga: Pegadaian Jabar Catat Lonjakan Nasabah Baru 43,54% di Tahun 2025

 

Ia juga mengingatkan pentingnya membaca perubahan segmentasi pemilih serta mempersiapkan berbagai skenario sistem pemilu yang hingga kini masih dalam pembahasan baik soal sistem terbuka atau tertutup, maupun ambang batas parlemen.

“Apapun kemungkinan regulasinya, langkah strategis harus disiapkan dari sekarang. Jangan sampai kita tertinggal dan gagal masuk ke hati dan pikiran masyarakat. Jejak yang baik di tengah rakyat juga harus terus dibangun,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menekankan bahwa forum tersebut menjadi momentum konsolidasi menyatukan misi dan target kemenangan.

Baca Juga: Kapan Kita Mulai Puasa Ramadan 2026/1447 Hijriah? Ini Waktunya versi Pemerintah dan Muhammadiyah

“Kita kumpul untuk satu masa, menyampaikan misi. Apa yang mau kita kejar? Bagaimana cara mendapatkannya? Jangan hanya teori, tapi implementasi. Semua harus disiapkan, mulai dari saksi, logistik, hingga strategi pemenangan,” ujarnya.

Anton mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang agar partai tidak gagap menghadapi kontestasi politik. Ia mengutip prinsip manajemen sederhana: gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.

“Kita di sini merencanakan keberhasilan. Semua detail kita bahas dan laksanakan. Arahan Pak Sekjen akan segera ditindaklanjuti DPD dan DPC, dan progresnya akan kita laporkan,” katanya.

Baca Juga: Konsolidasi Ciayumajakuning, Partai Demokrat Jabar Serahkan SK DPAC

Tak hanya strategi pemenangan, evaluasi kinerja kader legislatif juga menjadi perhatian. Target penguatan relawan hingga optimalisasi peran anggota DPRD kabupaten/kota maupun provinsi akan dikaji secara menyeluruh.

“Kita akan cek, bagaimana mereka menyerap aspirasi masyarakat. Apakah benar-benar ditindaklanjuti atau hanya sebatas formalitas. Kader Demokrat harus lebih unggul dari yang lain, terutama dewan-dewan kita,” tegas Anton. (dsp)